Investor Aktif Dorong BP Tingkatkan Arus Kas, Potong Biaya Besar-besaran
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
22 Apr 2025
77 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Elliott Management mendorong BP untuk meningkatkan arus kas dengan pemotongan biaya yang signifikan.
BP menghadapi tekanan dari investor untuk mengurangi fokus pada energi terbarukan.
Perusahaan seperti Legal and General memiliki pandangan yang berbeda tentang strategi BP dibandingkan dengan Elliott.
Elliott Management, seorang investor aktivis, telah mendesak BP untuk meningkatkan arus kas bebasnya menjadi Rp 334.00 triliun ($20 miliar) pada tahun 2027 dari sekitar Rp 133.60 triliun ($8 miliar) tahun lalu. Elliott ingin BP mencapai ini melalui pemotongan pengeluaran dan pengurangan biaya yang signifikan. Elliott telah meningkatkan kepemilikannya di BP menjadi lebih dari 5% dalam bentuk kontrak derivatif.
Elliott juga menyarankan agar BP melepaskan bisnis tenaga surya dan angin lepas pantai. BP telah menerima umpan balik positif dari pemegang saham tentang strateginya, meskipun ada perbedaan pendapat dari Legal and General, pemegang saham terbesar ketujuh BP. Legal and General menyatakan keprihatinan mendalam atas keputusan BP untuk mengalihkan fokus dari energi terbarukan ke minyak dan gas.
BP ingin meningkatkan arus kasnya dari sekitar Rp 133.60 triliun ($8 miliar) tahun lalu menjadi sekitar Rp 233.80 triliun ($14 miliar) pada tahun 2027. Elliott percaya bahwa tim eksekutif di sekitar CEO Murray Auchincloss telah berkinerja buruk dan tidak bertanggung jawab. BP menyatakan bahwa mereka menyambut umpan balik konstruktif dari semua pemegang saham.
Analisis Ahli
Daniel Yergin (Pengamat Energi)
Penekanan pada arus kas bebas dan efisiensi biaya adalah langkah yang lazim dalam industri energi, namun memotong investasi energi terbarukan dapat berisiko menghambat transisi energi jangka panjang BP.Fatih Birol (Direktur IEA)
Strategi yang diusulkan oleh Elliott bertentangan dengan tren global menuju energi bersih dan bisa menyebabkan kerugian posisi pasar energi terbarukan di masa depan.