Investor Besar Tekan BP Hentikan Bisnis Energi Hijau dan Fokus Hidrogen
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
16 Feb 2025
24 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Investor utama BP menekan perusahaan untuk menghentikan investasi di energi terbarukan.
Elliott Investment Management menjadi salah satu pemegang saham terbesar BP.
CEO BP berencana untuk merumuskan strategi baru untuk meningkatkan kinerja dan nilai pemegang saham.
Salah satu investor besar BP sedang mendesak perusahaan untuk menghentikan bisnis energi hijau mereka. Investor tersebut merasa bahwa investasi BP dalam energi terbarukan seperti angin dan solar telah merugikan nilai saham mereka. Mereka ingin BP fokus pada bidang yang sudah dikuasai, seperti perdagangan energi, hidrogen, dan penangkapan serta penyimpanan karbon (CCS). Hal ini terjadi setelah Elliott Investment Management, yang baru saja membeli saham senilai £3,8 miliar di BP, muncul sebagai salah satu pemegang saham terbesar perusahaan tersebut.
CEO BP, Murray Auchincloss, berencana untuk mengumumkan strategi baru untuk mendapatkan kembali dukungan investor dan meningkatkan kinerja perusahaan. Ia telah menghentikan semua investasi baru dalam energi terbarukan dan berencana untuk menjual beberapa aset pembangkit angin. Meskipun BP memiliki portofolio energi bersih terbesar di antara perusahaan minyak besar, strategi sebelumnya gagal karena situasi global yang berubah, seperti invasi Rusia ke Ukraina yang meningkatkan permintaan minyak dan gas. Investor tersebut percaya bahwa BP harus fokus pada hidrogen dan CCS untuk tetap menguntungkan di masa depan.
Analisis Ahli
Daniel Yergin
Investor dan perusahaan minyak harus mempertimbangkan bahwa transisi energi adalah proses jangka panjang dan mengutamakan energi fosil serta CCS tidak cukup untuk memenuhi target iklim global.Fatih Birol
Teknologi hidrogen dan CCS sangat penting, namun semangat investasi besar pada terbarukan tetap diperlukan agar target nol emisi dapat tercapai.