Kesalahan Pegawai Pemerintah Unggah Dokumen Sensitif di Google Drive Pada Masa Trump dan Biden
Teknologi
Keamanan Siber
22 Apr 2025
94 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pengunggahan dokumen sensitif ke Google Drive menunjukkan masalah dalam penanganan informasi di pemerintahan.
GSA telah mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki pengaturan akses setelah insiden terungkap.
Insiden ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh kedua pemerintahan dalam menjaga keamanan informasi.
Pejabat pemerintah secara tidak sengaja mengunggah dokumen sensitif ke Google Drive selama masa jabatan mantan Presiden Biden hingga pemerintahan kedua Presiden Trump. Insiden ini menunjukkan pola penanganan informasi sensitif yang ceroboh di kedua pemerintahan. Dokumen yang diunggah sebagian besar tidak diklasifikasikan tetapi bersifat rahasia.
Insiden ini terjadi pada tahun 2021 ketika folder diunggah ke Google Workspace di General Services Administration dengan pengaturan yang salah. Dokumen yang diunggah termasuk denah lantai Gedung Putih dan informasi rekening bank vendor. Sembilan dari 15 file yang dibagikan di folder Google Drive ditandai sebagai CUI (Controlled Unclassified Information).
GSA menggunakan berbagai teknik mitigasi risiko dan perangkat lunak untuk membatasi akses ke materi yang mungkin memiliki pengaturan berbagi yang tidak tepat. Trump menghadapi dakwaan pidana atas dokumen yang ditemukan di rumahnya di Mar-A-Lago, tetapi kasusnya dibatalkan. Insiden ini menyoroti pentingnya penanganan informasi sensitif dengan lebih hati-hati di masa depan.
Analisis Ahli
Bruce Schneier
Insiden ini memperlihatkan pentingnya sistem keamanan siber yang kuat dan pelatihan berkelanjutan bagi pegawai pemerintah agar tidak terjadi kebocoran informasi sensitif melalui platform cloud seperti Google Drive.

