Pembekuan Dana dan Pengawasan Ketat Menghambat Riset NSF di AS
Finansial
Kebijakan Fiskal
17 Apr 2025
236 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Dana penelitian di NSF telah dibekukan dan sedang ditinjau oleh DOGE.
DOGE, yang dipimpin oleh Elon Musk, bertujuan untuk mengurangi pengeluaran pemerintah.
Laporan Ted Cruz mengkritik pengeluaran untuk proyek yang berfokus pada keberagaman, kesetaraan, dan inklusi.
Semua hibah penelitian baru di National Science Foundation (NSF) AS telah dibekukan, sebuah tindakan yang tampaknya diperintahkan oleh Department of Government Efficiency (DOGE), inisiatif oleh Elon Musk untuk mengurangi pengeluaran pemerintah. DOGE juga sedang meninjau hibah penelitian aktif yang dinilai pada Februari oleh NSF untuk istilah terkait keragaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI), dan mempertimbangkan lebih dari 200 di antaranya untuk dihentikan.
NSF telah mengurangi program beasiswa penelitian pascasarjana yang bergengsi menjadi setengahnya, menawarkan hanya 1.000 posisi dari biasanya 2.000. Laporan yang dirilis oleh kantor Ted Cruz menuduh bahwa ribuan hibah penelitian yang diberikan selama pemerintahan Joe Biden membuang-buang Rp 33.40 triliun ($2 miliar) untuk proyek-proyek yang mempromosikan prinsip-prinsip DEI.
DOGE telah mengunjungi lembaga-lembaga AS lainnya selama dua bulan terakhir, dalam beberapa kasus membongkar mereka sepenuhnya. NSF memiliki anggaran sebesar Rp 150.30 triliun ($9 miliar) dan merupakan salah satu pemberi dana terbesar untuk penelitian dasar di dunia. Sebelum kedatangan DOGE, penghargaan penelitian baru di NSF telah melambat hingga setengahnya dibandingkan dengan tahun 2024.
Analisis Ahli
Alan Leshner (former CEO of AAAS)
Campur tangan politik dalam pendanaan riset dapat melemahkan kepercayaan terhadap lembaga ilmiah dan merusak ekosistem inovasi yang sudah dibangun selama puluhan tahun.

