Peringatan Perdagangan Tekan Saham Chip AI, Pasar AS Tertekan Tajam
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
16 Apr 2025
93 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Kontrol ekspor baru berdampak negatif pada perusahaan chip seperti Nvidia dan AMD.
Pernyataan Jerome Powell menunjukkan kekhawatiran tentang inflasi yang mungkin dipicu oleh tarif.
Pasar saham mengalami volatilitas yang signifikan akibat kebijakan perdagangan yang diterapkan oleh Trump.
Serangkaian peringatan perdagangan baru mengguncang Wall Street pada hari Rabu, menyebabkan penurunan pada tiga indeks saham utama AS. Dua pembuat chip AI memperingatkan bahwa kontrol ekspor AS akan meningkatkan biaya mereka, yang memicu aksi jual di pasar saham.
Nvidia memperkirakan biaya Rp 91.85 triliun ($5,5 miliar) untuk mematuhi aturan baru, sementara AMD memperingatkan biaya Rp 13.36 triliun ($800 juta) terkait dengan chip MI308 GPU. Saham Nvidia turun 7% dan saham AMD juga turun lebih dari 7%, dengan saham pembuat chip lainnya juga mengalami penurunan.
Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyatakan bahwa kebijakan tarif Gedung Putih dapat memicu inflasi, yang semakin menekan pasar saham. Saham Nasdaq turun 3%, S&P 500 turun 2,2%, dan Dow Jones turun 1,7%, dengan saham Nvidia turun 23% tahun ini.
Analisis Ahli
Jerome Powell
Tarif berpotensi memicu inflasi sementara yang mungkin bertahan lebih lama dan memperlambat pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama.