Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Aturan Ekspor Chip AI Baru AS Bisa Timbulkan Kerugian Besar bagi AMD

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (11mo ago) artificial-intelligence (11mo ago)
16 Apr 2025
246 dibaca
1 menit
Aturan Ekspor Chip AI Baru AS Bisa Timbulkan Kerugian Besar bagi AMD

Rangkuman 15 Detik

Kontrol ekspor baru dapat berdampak signifikan pada pendapatan AMD dan Nvidia.
AMD berencana untuk mengajukan lisensi untuk produk MI308, tetapi tidak ada jaminan bahwa lisensi akan diberikan.
Pemerintah AS berfokus pada perlindungan keamanan nasional melalui kontrol ekspor terhadap produk semikonduktor.
AMD menyatakan bahwa persyaratan kontrol lisensi pemerintah AS untuk mengekspor chip AI ke China dan beberapa negara lain dapat berdampak material pada pendapatannya. Jika AMD tidak berhasil mendapatkan lisensi, perusahaan bisa menanggung sekitar Rp 13.36 triliun ($800 juta) dalam inventaris, komitmen pembelian, dan biaya cadangan terkait. Saham AMD turun sekitar 6% pada perdagangan pagi hari Rabu. Aturan ekspor baru ini berlaku untuk produk MI308 AMD dan juga berdampak pada sejumlah pembuat chip lainnya, termasuk Nvidia. Nvidia memperkirakan biaya sebesar Rp 91.85 triliun ($5,5 miliar) terkait kontrol ekspor pada kuartal pertama yang berakhir 27 April. Beberapa pejabat pemerintah menyerukan kontrol ekspor yang lebih ketat pada GPU buatan AS. Pejabat pemerintah berpendapat bahwa mengizinkan perusahaan yang berbasis di China untuk memperoleh chip ini akan mengancam dominasi AS dalam AI serta keamanan nasionalnya. Seorang juru bicara Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa persyaratan lisensi ini bertujuan untuk melindungi keamanan nasional dan ekonomi AS. AMD berencana mengajukan lisensi tetapi tidak ada jaminan bahwa lisensi akan diberikan.

Analisis Ahli

Lisa Su
Sebagai CEO AMD, dia mungkin menilai bahwa meskipun aturan ini menimbulkan tantangan finansial dan operasional, menjaga kepatuhan sangat penting untuk keberlanjutan bisnis dan hubungan pemerintah.
Jensen Huang
CEO Nvidia mungkin akan berfokus pada mitigasi dampak finansial besar akibat aturan ini sekaligus terus mendorong inovasi agar tetap kompetitif secara global.