Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Google Tangguhkan 39 Juta Akun Pengiklan Lewat Teknologi AI untuk Cegah Penipuan

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
16 Apr 2025
39 dibaca
1 menit
Google Tangguhkan 39 Juta Akun Pengiklan Lewat Teknologi AI untuk Cegah Penipuan

AI summary

Google meningkatkan upaya untuk memerangi penipuan iklan dengan suspensi akun yang signifikan.
Penggunaan model bahasa besar membantu dalam mendeteksi dan mencegah penipuan sebelum iklan ditayangkan.
Transparansi dan proses banding diperbaiki untuk memberikan kejelasan kepada pengiklan tentang kebijakan dan tindakan yang diambil.
Google telah menangguhkan 39,2 juta akun pengiklan di platformnya pada tahun 2024, lebih dari tiga kali lipat jumlah dari tahun sebelumnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya terbaru Google untuk memberantas penipuan iklan dengan menggunakan model bahasa besar (LLM) dan sinyal seperti peniruan bisnis dan detail pembayaran yang tidak sah.Google meluncurkan lebih dari 50 peningkatan LLM untuk meningkatkan mekanisme penegakan keamanannya di semua platformnya. Tim yang terdiri dari lebih dari 100 ahli dari berbagai divisi di Google, termasuk tim Keamanan Iklan dan peneliti dari DeepMind, menganalisis penipuan iklan deepfake dan mengembangkan langkah-langkah penanggulangan.Di AS, Google menangguhkan 39,2 juta akun pengiklan dan menghapus 1,8 miliar iklan tahun lalu. Di India, Google menangguhkan 2,9 juta akun dan menghapus 247,4 juta iklan. Google juga memverifikasi lebih dari 8.900 pengiklan pemilu baru pada tahun 2024 dan menghapus 10,7 juta iklan pemilu.

Experts Analysis

Alex Rodriguez
Memaparkan bahwa kombinasi AI dan manusia adalah kunci untuk menjaga keamanan iklan dan mencegah penipuan secara efektif, serta menegaskan transparansi sebagai prioritas utama di masa mendatang.
Editorial Note
Penggunaan teknologi LLM oleh Google menunjukkan kemajuan signifikan dalam memerangi penipuan iklan, namun kesuksesan jangka panjangnya tergantung pada keseimbangan antara otomatisasi dan keterlibatan manusia agar tidak memberatkan pengiklan yang sah. Transparansi yang lebih baik juga diperlukan agar pengguna dan pengiklan memahami alasan di balik tindakan suspensi, sehingga memperkuat kepercayaan pada platform.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.