AI Menggantikan Pekerjaan Hukum dan Rekrutmen, Perusahaan Jadi Lebih Kecil dan Bernilai
Teknologi
Kecerdasan Buatan
15 Apr 2025
113 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
AI berpotensi menggantikan pekerjaan di bidang hukum dan rekrutmen.
Perusahaan akan menjadi lebih kecil dan lebih berharga berkat efisiensi yang ditingkatkan oleh AI.
Adaptasi terhadap teknologi AI sangat penting untuk keberhasilan di berbagai industri.
Victor Lazarte dari Benchmark menyatakan bahwa AI sepenuhnya menggantikan manusia dalam pekerjaan, terutama dalam profesi hukum dan rekrutmen. Dia menyarankan mahasiswa hukum untuk memikirkan apa yang bisa mereka lakukan dalam tiga tahun yang tidak bisa dilakukan oleh AI. Lazarte juga menyebutkan bahwa model AI akan segera lebih baik daripada manusia dalam mewawancarai kandidat.
Bidang hukum dan rekrutmen sudah mulai berubah dengan adanya AI. Startup seperti OptimHire menggunakan AI untuk menggantikan perekrut pekerjaan, mengurangi waktu dan biaya dalam mengisi posisi yang kosong. Tim HR dan rekrutmen semakin menggunakan alat AI dalam berbagai tahap proses perekrutan, dari meninjau resume hingga menyusun daftar kandidat.
Lazarte juga mengatakan bahwa AI akan membuat perusahaan menjadi lebih bernilai dan lebih kecil. Dengan biaya yang berkurang dan produktivitas yang meningkat, perusahaan akan menjadi lebih efisien. Namun, dia juga memperingatkan bahwa ini bisa menjadi kekuatan yang sangat mengganggu dan dapat memperdalam ketidaksetaraan.
Analisis Ahli
Todd Itami
Penggunaan AI merupakan keharusan bagi keberhasilan pengacara di masa depan, dan mereka harus segera beradaptasi dengan teknologi ini agar tidak tertinggal.