Dampak Berat Tarif Trump Terhadap Saham dan Produksi Perusahaan Teknologi
Bisnis
Ekonomi Makro
10 Apr 2025
209 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Perusahaan teknologi berinvestasi besar untuk mendapatkan dukungan dari pemerintahan Trump.
Tarif yang diterapkan dapat berdampak negatif pada harga saham dan biaya produksi perusahaan.
Memindahkan produksi ke AS bukanlah solusi mudah dan dapat menyebabkan kenaikan harga produk yang signifikan.
Perusahaan teknologi besar dan CEO mereka memberikan dukungan finansial dan pujian kepada Presiden Trump saat pelantikannya dengan harapan dapat menghindari kebijakan yang merugikan dan meningkatkan posisi mereka dalam pemerintahannya. Apple, Amazon, Google, Meta, dan Microsoft adalah beberapa perusahaan yang menyumbang Rp 16.70 miliar ($1 juta) untuk komite pelantikan Trump.
Namun, kebijakan tarif Trump, terutama yang ditujukan pada China, telah menyebabkan penurunan signifikan pada saham perusahaan teknologi. Apple, yang memiliki eksposur tarif tertinggi, menghadapi prospek kenaikan harga atau penurunan margin karena sebagian besar iPhone-nya masih diproduksi di China.
Selain itu, Amazon, Google, Meta, dan Microsoft juga menghadapi tantangan dari kenaikan biaya infrastruktur dan potensi penurunan penjualan iklan. Meskipun ada jeda 90 hari pada tarif, ketidakpastian tetap ada, dan perusahaan-perusahaan ini harus menavigasi dampak kebijakan perdagangan Trump yang terus berubah.
Analisis Ahli
Dan Ives
Memindahkan sebagian besar produksi iPhone ke Amerika Serikat bukan hanya memakan waktu lama tapi juga akan sangat mahal, sehingga harga produk akan naik drastis dan margin keuntungan Apple akan ikut tertekan.