AI summary
Perusahaan teknologi besar lebih fokus pada dampak tarif daripada politik Trump. Amazon dan Apple secara signifikan terpengaruh oleh kebijakan tarif dan telah mengubah strategi mereka. Perusahaan-perusahaan ini berusaha untuk mengoptimalkan rantai pasokan mereka untuk mengurangi biaya akibat tarif. Artikel ini membahas bagaimana perusahaan teknologi besar seperti Amazon, Apple, dan Microsoft menghindari menyebut Presiden Donald Trump dalam panggilan pendapatan mereka, meskipun kebijakan tarifnya sangat mempengaruhi bisnis mereka. Amazon dan Apple adalah yang paling banyak membahas tarif, menyebutnya 42 kali secara kolektif. Eksekutif teknologi besar telah mendekatkan diri dengan Trump sejak ia memenangkan pemilihan, tetapi mereka tetap menghindari menyebut namanya secara langsung dalam konteks bisnis.Tarif yang diberlakukan oleh Trump telah memaksa perusahaan untuk memikirkan kembali strategi mereka, terutama yang menjual barang konsumen. Apple, misalnya, mengalihkan produksi iPhone dari China ke India untuk mengurangi dampak tarif. Amazon CEO Andy Jassy menyatakan bahwa Amazon tidak secara unik rentan terhadap tarif dan optimis bahwa perusahaan masih bisa menjaga harga tetap rendah.Microsoft hanya menyebut tarif sekali dalam panggilan pendapatannya, menunjukkan bahwa ketidakpastian tarif menyebabkan tingkat inventaris yang tetap tinggi. Meskipun tarif telah menjadi topik utama dalam panggilan pendapatan, perusahaan teknologi besar tetap menghindari menyebut Trump secara langsung, menunjukkan perubahan dalam cara mereka berkomunikasi tentang kebijakan ekonomi yang mempengaruhi bisnis mereka.
Ketidakterbukaan Big Tech terhadap nama Trump mencerminkan sikap strategis yang ingin menjaga hubungan baik tanpa terjebak dalam kontroversi politik secara langsung. Langkah diversifikasi produksi oleh Apple dan Amazon menunjukkan adaptasi yang cermat terhadap tantangan eksternal namun masih mencerminkan ketergantungan besar pada pasar global.