Wall Street Pangkas Target S&P 500 Akibat Ketidakpastian Tarif Trump
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
07 Apr 2025
233 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Banyak analis Wall Street menurunkan proyeksi mereka untuk indeks S&P 500 akibat ketidakpastian kebijakan.
Ketidakpastian dalam perdagangan dapat menyebabkan volatilitas pasar yang lebih tinggi dan dampak negatif pada kepercayaan investor.
Stagflasi menjadi perhatian utama karena dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan inflasi secara bersamaan.
Para ahli strategi Wall Street mengubah pandangan optimis mereka terhadap pasar saham AS karena penurunan yang terjadi akibat pengumuman tarif timbal balik oleh Presiden Trump. John Stoltzfus dari Oppenheimer menurunkan target akhir tahun S&P 500 menjadi 5,950 dari 7,100.
Julian Emanuel dari Evercore ISI juga menurunkan target akhir tahun S&P 500 menjadi 5,600 dari 6,800 setelah penurunan besar yang mengirim indeks turun lebih dari 17% dari rekor tertinggi pada 19 Februari. RBC Capital Markets juga menurunkan target mereka menjadi 5,550 dari 6,200.
Ketidakpastian kebijakan telah meningkatkan volatilitas aset dan dapat menyebabkan stagflasi atau resesi langsung. Para ahli strategi sepakat bahwa investor, CEO, dan konsumen tidak menyukai ketidakpastian, yang mempengaruhi kepercayaan pasar.
Analisis Ahli
John Stoltzfus
Pasar saat ini terlalu optimis dan perlu penyesuaian target agar mencerminkan risiko nyata dari kebijakan perdagangan.Julian Emanuel
Ketidakpastian kebijakan berdampak pada keyakinan konsumen dan CEO, yang dapat memicu stagflasi atau resesi.Lori Calvasina
Skenario bearish sebelumnya kini menjadi skenario dasar karena eskalasi tarif dan reaksi pasar yang tajam.