Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bagaimana Seniman Memanfaatkan AI untuk Berkarya Kreatif di Era Kontroversi

Teknologi
Kecerdasan Buatan
TheVerge TheVerge
08 Apr 2025
95 dibaca
1 menit
Bagaimana Seniman Memanfaatkan AI untuk Berkarya Kreatif di Era Kontroversi

Rangkuman 15 Detik

Penggunaan AI dalam seni dapat menciptakan kolaborasi baru antara teknologi dan kreativitas.
Seniman seperti Brett Amory menunjukkan bahwa AI dapat digunakan secara inovatif untuk membangun dunia dan mengatasi tantangan dalam seni.
Isu hak cipta dan perlindungan karya seni menjadi semakin penting dalam era generatif AI.
Banyak seniman visual menentang penggunaan AI dalam seni karena pengambilan data pelatihan tanpa kompensasi dan hasil karya yang dianggap generik. Namun, beberapa seniman seperti Brett Amory menggunakan AI generatif secara kreatif untuk membangun dunia dan mengganggu mesin. Amory menggunakan AI untuk menciptakan dunia dan mengganggu mesin, menggabungkan teknik tradisional dengan teknologi modern. Seniman lain seperti Laurie Simmons juga menggabungkan alat AI dengan pengeditan digital serta menggambar, melukis, dan menjahit tangan. Penggunaan AI dalam seni dapat mempercepat kecenderungan budaya digital untuk merendahkan nilai gambar. Meskipun ada kekhawatiran tentang hak cipta, beberapa seniman menggunakan alat untuk melindungi karya mereka dari pengambilan data oleh model AI.

Analisis Ahli

Ben Davis
AI dalam seni menciptakan dilema moral dan mereduksi nilai eksklusivitas gaya artistik; masa depan seni akan ditentukan oleh dunia kreatif yang dibangun.
Brett Amory
AI bisa dikendalikan dan digabungkan dengan teknik tradisional agar menghasilkan karya unik dan memperlambat produksi 'fast art' yang membosankan.