Performa Model AI Tiongkok Hampir Setara dengan AS Pada 2024
Teknologi
Kecerdasan Buatan
08 Apr 2025
258 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Performa model AI China semakin mendekati model AI AS.
Perusahaan teknologi China berinvestasi besar-besaran dalam pengembangan AI.
Model AI baru dari DeepSeek menunjukkan efisiensi tinggi dalam penggunaan sumber daya.
China telah dengan cepat mempersempit kesenjangan dengan AS dalam menghasilkan model kecerdasan buatan (AI) mutakhir, menurut penelitian yang diterbitkan oleh Universitas Stanford. Kinerja model AI China hampir setara dengan model AI AS dalam beberapa tahun terakhir.
Laporan Indeks Kecerdasan Buatan terbaru dari Stanford Institute for Human-Centred AI menunjukkan bahwa kesenjangan kinerja antara model China dan AS dalam MMLU menyusut dari 17,5 poin dua tahun lalu menjadi 0,3 pada akhir 2024. Ini menunjukkan upaya terus-menerus oleh perusahaan teknologi China untuk mendorong batas teknologi.
Perusahaan teknologi besar China seperti Alibaba, ByteDance, dan Tencent, serta startup AI seperti DeepSeek dan Zhipu AI, masuk dalam 15 besar global dalam hal model AI yang dirilis tahun lalu. Model V3 dari DeepSeek yang diluncurkan pada Desember 2024 menarik perhatian signifikan karena kinerjanya yang sangat tinggi dengan sumber daya komputasi yang lebih sedikit.
Analisis Ahli
Fei-Fei Li
Perkembangan pesat AI di Tiongkok menunjukkan kapabilitas riset dan inovasi yang setara dengan Amerika Serikat, yang akan merubah lanskap kolaborasi dan persaingan global dalam kecerdasan buatan.Andrew Ng
Efisiensi komputasi yang dicapai oleh model-model terbaru dari Tiongkok adalah tanda kematangan teknologi AI yang tidak hanya unggul dalam performa, tetapi juga skalabilitas dan aplikasi praktis.

/2025/04/05/1743894061700.gif?w=3840)