AI summary
Performa model AI China semakin mendekati model AI AS. Perusahaan teknologi China berinvestasi besar-besaran dalam pengembangan AI. Model AI baru dari DeepSeek menunjukkan efisiensi tinggi dalam penggunaan sumber daya. China telah dengan cepat mempersempit kesenjangan dengan AS dalam menghasilkan model kecerdasan buatan (AI) mutakhir, menurut penelitian yang diterbitkan oleh Universitas Stanford. Kinerja model AI China hampir setara dengan model AI AS dalam beberapa tahun terakhir.Laporan Indeks Kecerdasan Buatan terbaru dari Stanford Institute for Human-Centred AI menunjukkan bahwa kesenjangan kinerja antara model China dan AS dalam MMLU menyusut dari 17,5 poin dua tahun lalu menjadi 0,3 pada akhir 2024. Ini menunjukkan upaya terus-menerus oleh perusahaan teknologi China untuk mendorong batas teknologi.Perusahaan teknologi besar China seperti Alibaba, ByteDance, dan Tencent, serta startup AI seperti DeepSeek dan Zhipu AI, masuk dalam 15 besar global dalam hal model AI yang dirilis tahun lalu. Model V3 dari DeepSeek yang diluncurkan pada Desember 2024 menarik perhatian signifikan karena kinerjanya yang sangat tinggi dengan sumber daya komputasi yang lebih sedikit.
Kemajuan AI di Tiongkok yang mendekati performa Amerika Serikat menunjukkan bahwa negara tersebut tidak hanya mengandalkan sumber daya besar, tetapi juga efisiensi teknologi dalam pengembangan AI. Ini menandakan pergeseran keseimbangan kekuatan dalam industri teknologi global yang harus diperhatikan oleh para pelaku industri dan pemerintah dunia.