Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Cepat Mengejar AS dalam Algoritma AI Meski Chip Masih Tertinggal

Teknologi
Kecerdasan Buatan
SCMP SCMP
29 Jun 2025
243 dibaca
1 menit
China Cepat Mengejar AS dalam Algoritma AI Meski Chip Masih Tertinggal

Rangkuman 15 Detik

AS masih jauh di depan dalam teknologi chip AI dibandingkan dengan China.
China semakin mendekati AS dalam algoritma AI, dengan contoh nyata seperti startup DeepSeek.
Keterbatasan dalam produksi chip dan daya komputasi menjadi tantangan signifikan bagi perusahaan di China dan Hong Kong.
Persaingan teknologi AI antara Amerika Serikat dan China semakin ketat, terutama dalam pengembangan chip dan algoritma AI yang menjadi fondasi teknologi kecerdasan buatan. Menurut Harry Shum, seorang ilmuwan komputer terkemuka, Amerika Serikat masih unggul jauh dalam teknologi chip AI dibanding China, dan kesenjangan ini tidak mudah untuk ditutup dalam waktu singkat. Meskipun begitu, China menunjukkan kemajuan pesat di bidang algoritma AI, dengan perusahaan seperti DeepSeek mampu mengembangkan model AI berkualitas tinggi dengan jumlah chip yang jauh lebih sedikit dan biaya lebih rendah. DeepSeek yang berbasis di Hangzhou berhasil mengeluarkan model bahasa besar yang hasilnya sebanding dengan pesaing utama dari Amerika Serikat, meski menggunakan sumber daya yang jauh lebih sedikit. Hal ini menunjukkan bahwa fokus pada inovasi algoritma menjadi strategi penting bagi China dalam kompetisi AI global, mengingat keterbatasan produksi chip dan daya komputasi saat ini.