Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Warren Buffett Tolak Bitcoin, Tapi Berkshire Punya Saham di Perusahaan yang Dukung Bitcoin

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (11mo ago) cryptocurrency (11mo ago)
05 Apr 2025
199 dibaca
1 menit
Warren Buffett Tolak Bitcoin, Tapi Berkshire Punya Saham di Perusahaan yang Dukung Bitcoin

Rangkuman 15 Detik

Warren Buffett tetap skeptis terhadap cryptocurrency, termasuk Bitcoin.
Berkshire Hathaway memiliki investasi melalui Jefferies Financial Group yang mendukung Bitcoin sebagai hedge inflasi.
Jefferies Financial Group merekomendasikan alokasi 10% untuk Bitcoin bagi investor jangka panjang.
Warren Buffett, seorang investor terkenal, tidak memasukkan cryptocurrency seperti Bitcoin ke dalam portofolio perusahaannya, Berkshire Hathaway. Namun, menariknya, Berkshire memiliki saham di Jefferies Financial Group, sebuah perusahaan yang mempromosikan Bitcoin sebagai pelindung terhadap inflasi. Dalam laporan terbaru, Berkshire memiliki 433.558 saham Jefferies yang bernilai hampir Rp 567.80 miliar ($34 juta) . Jefferies Financial Group memiliki banyak saham di iShares Bitcoin Trust ETF, yang merupakan dana Bitcoin terbesar di dunia. Mereka percaya bahwa Bitcoin bisa menjadi "pelindung penting" terhadap penurunan nilai mata uang dan inflasi. Pandangan positif ini muncul setelah krisis perbankan di AS awal tahun ini, di mana Jefferies merekomendasikan agar investor mengalokasikan 10% dari investasi mereka ke Bitcoin. Sementara itu, Warren Buffett tetap skeptis terhadap Bitcoin, menyebutnya "racun tikus" dan memprediksi akhir yang buruk untuk cryptocurrency tersebut. Meskipun Buffett tidak percaya pada Bitcoin, Berkshire Hathaway tetap memiliki hubungan dengan perusahaan yang melihat potensi positif dari aset digital ini.

Analisis Ahli

Anthony Pompliano
Bitcoin berpotensi menjadi aset penting dalam portofolio investasi yang ingin melindungi nilai terhadap depresiasi mata uang fiat, terutama dalam konteks ekonomi global yang tidak pasti.
Cathie Wood
Cryptocurrency seperti Bitcoin akan semakin diterima secara luas sebagai kelas aset baru oleh institusi keuangan besar, memungkinkan pertumbuhan nilai pasar jangka panjang.