Intel Naik di Tengah Pasar Jatuh Berkat Kesepakatan Baru dengan TSMC
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
04 Apr 2025
93 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Intel mengalami kenaikan saham meskipun pasar saham secara keseluruhan turun.
Kemitraan potensial dengan TSMC dapat memberikan keuntungan strategis bagi Intel di pasar semikonduktor.
Investor harus mempertimbangkan rekomendasi dari analis sebelum berinvestasi di saham Intel.
Saham Intel (NASDAQ: INTC) mengalami kenaikan meskipun pasar saham secara keseluruhan mengalami penurunan besar pada hari Kamis. Saham perusahaan semikonduktor ini ditutup naik 2,1% setelah sebelumnya sempat naik hingga 8,7%. Sementara itu, indeks S&P 500 turun 4,9% dan Nasdaq Composite turun 6%. Penurunan pasar disebabkan oleh reaksi investor terhadap tarif baru yang akan diterapkan oleh pemerintahan Trump. Namun, Intel berhasil bertahan berkat laporan bahwa mereka mungkin akan mencapai kesepakatan besar dengan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC).
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Intel dan TSMC telah mencapai kesepakatan awal yang dapat berdampak besar pada industri semikonduktor di AS. TSMC berencana untuk mengambil 20% saham di unit pabrik chip Intel, yang akan dioperasikan sebagai usaha patungan antara kedua perusahaan. Dalam kesepakatan ini, TSMC akan berbagi rahasia dagang penting dan membantu Intel dalam mengoperasikan unit pabriknya sebagai imbalan atas saham yang signifikan dalam bisnis tersebut.
Meskipun ada ketidakpastian mengenai bentuk kemitraan antara Intel dan TSMC, kerjasama ini bisa menjadi langkah positif bagi Intel, terutama dengan meningkatnya permintaan untuk layanan pabrik chip, terutama untuk chip kecerdasan buatan (AI). Namun, sebelum memutuskan untuk membeli saham Intel, penting untuk mempertimbangkan rekomendasi dari analis yang menyebutkan bahwa ada 10 saham lain yang lebih baik untuk diinvestasikan saat ini.
Analisis Ahli
Keith Noonan
Melihat potensi saham Intel tetap harus dibarengi dengan kewaspadaan karena saham ini belum masuk ke dalam daftar prioritas saham terbaik menurut para analis Motley Fool, walaupun ada potensi keuntungan jangka panjang.