Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

OpenAI Investasi di Startup Keamanan Siber Hadapi Ancaman AI Generatif

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
04 Apr 2025
211 dibaca
1 menit
OpenAI Investasi di Startup Keamanan Siber Hadapi Ancaman AI Generatif

AI summary

AI generatif meningkatkan risiko serangan sosial yang lebih canggih.
Pelatihan karyawan sangat penting untuk melindungi perusahaan dari ancaman siber.
Investasi dalam teknologi keamanan siber semakin penting di era digital saat ini.
Generative AI telah memberikan banyak alat baru bagi para hacker dan penjahat siber. Dengan teknologi ini, mereka bisa membuat berbagai penipuan, seperti menyamar sebagai CEO untuk meminta informasi penting. Untuk melawan ancaman ini, OpenAI, perusahaan besar di bidang AI, baru saja berinvestasi di startup bernama Adaptive Security yang membantu perusahaan melindungi diri dari serangan semacam itu.Adaptive Security menggunakan teknologi AI untuk mensimulasikan serangan yang mungkin terjadi, seperti menelpon karyawan dengan suara yang disamarkan agar mereka memberikan informasi rahasia. Mereka juga melatih karyawan untuk mengenali ancaman ini melalui pesan teks dan email. Startup ini fokus pada jenis serangan yang mengandalkan kecerobohan manusia, seperti mengklik tautan berbahaya, yang sering kali menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan.Dengan dana baru sebesar $43 juta, Adaptive Security berencana untuk merekrut lebih banyak insinyur untuk mengembangkan produknya dan bersaing melawan penjahat siber. Seiring dengan meningkatnya ancaman dari AI, penting bagi karyawan untuk tetap waspada. Salah satu saran dari CEO Adaptive Security adalah untuk menghapus pesan suara agar tidak mudah disalahgunakan oleh hacker.

Experts Analysis

Brian Long
AI mempermudah pelaku kejahatan sosial engineering, sehingga perusahaan harus proaktif melatih karyawan dan memperkuat sistem keamanan untuk menghalau ancaman tersebut.
Editorial Note
Investasi OpenAI ke Adaptive Security menunjukkan bahwa ancaman AI terhadap keamanan digital memang nyata dan perlu penanganan serius. Namun, pelatihan karyawan saja tidak cukup; perusahaan harus menggabungkan teknologi otomatis dan kebijakan ketat agar bisa menangkal serangan ini secara efektif.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.