GetReal Luncurkan Platform Deteksi Deepfake dengan Pendanaan Rp 250 Miliar
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
26 Mar 2025
216 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Deepfake merupakan ancaman serius yang dapat merugikan perusahaan dan keamanan nasional.
GetReal menawarkan solusi inovatif untuk mendeteksi dan menghentikan pemalsuan media.
Pendanaan yang diterima akan memperkuat kemampuan GetReal dalam penelitian dan pengembangan teknologi deteksi.
GetReal adalah sebuah startup yang didirikan oleh Hany Farid, seorang ahli dalam mendeteksi deepfake, yang baru saja mengumpulkan dana sebesar Rp 292.25 miliar ($17,5 juta) untuk mengembangkan alat yang membantu pemerintah dan perusahaan mendeteksi dan menghentikan deepfake serta penipuan dalam audio, video, dan gambar. Alat ini termasuk platform forensik yang menawarkan berbagai fitur seperti dasbor untuk mengidentifikasi ancaman, alat untuk melindungi eksekutif dari penipuan, dan tim manusia yang melakukan analisis lebih dalam. Perusahaan ini telah menarik perhatian investor besar dan memiliki pelanggan penting seperti John Deere dan Visa.
CEO GetReal, Matt Moynahan, menjelaskan bahwa ancaman deepfake sangat serius dan dapat menipu orang-orang pintar, mirip dengan penipuan phishing. Dengan semakin banyaknya bisnis yang beroperasi secara digital, risiko ini semakin meningkat. Meskipun saat ini GetReal fokus pada media visual dan audio, mereka berencana untuk memperluas layanan mereka ke ancaman berbasis teks di masa depan.
Analisis Ahli
Hany Farid
Teknik-teknik yang kami kembangkan selama puluhan tahun masih relevan dan efektif dalam mendeteksi manipulasi media digital walau teknologi deepfake terus berkembang.Matt Moynahan
Ancaman deepfake lebih berbahaya daripada virus komputer karena menyasar pengguna akhir dan lingkungan digital bisnis yang semakin cloud-oriented.Ted Schlein
Membawa keahlian dari dunia venture capital dan cybersecurity adalah kunci untuk mempercepat pengembangan dan adopsi solusi forensik deepfake secara luas.
