Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Eksekutif Minyak AS Kritik Kebijakan Tarif dan Harga Minyak Trump yang Merugikan

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
30 Mar 2025
91 dibaca
2 menit
Eksekutif Minyak AS Kritik Kebijakan Tarif dan Harga Minyak Trump yang Merugikan

AI summary

Eksekutif energi menunjukkan ketidakpuasan terhadap kebijakan tarif Trump yang menyebabkan ketidakpastian dan biaya tinggi.
Target harga minyak yang rendah dapat mengakibatkan penurunan investasi dan produksi dalam industri energi.
Kepercayaan konsumen menurun, mencerminkan dampak negatif dari kebijakan tarif terhadap persepsi ekonomi.
Survei terbaru dari Dallas Fed menunjukkan bahwa banyak eksekutif di industri minyak dan gas merasa skeptis terhadap kebijakan tarif dan agenda produksi minyak Presiden Donald Trump. Mereka mengeluhkan ketidakpastian dan biaya yang lebih tinggi akibat tarif, serta memperingatkan bahwa upaya untuk menurunkan harga minyak menjadi $50 per barel justru akan mengurangi produksi, bukan meningkatkannya. Beberapa eksekutif bahkan menyebut kebijakan tarif yang tidak jelas sebagai bencana bagi pasar komoditas.Meskipun industri energi sebelumnya mendukung Trump, kini mereka merasa khawatir karena pemerintah berusaha menurunkan harga minyak untuk mengatasi inflasi. Mereka mengatakan bahwa harga minyak yang rendah tidak akan mendukung ekspansi produksi, dan beberapa perusahaan bahkan mengurangi rencana pengeluaran untuk tahun-tahun mendatang. Banyak eksekutif merasa tidak pernah seputih ini dalam karier mereka, mencerminkan ketidakpastian yang meningkat di pasar energi.Selain itu, survei menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen juga menurun, dengan banyak orang merasa pesimis tentang kondisi pekerjaan dan inflasi. Indeks kepercayaan konsumen mencapai level terendah dalam 12 tahun, yang bisa menjadi tanda bahwa resesi mungkin akan datang. Secara keseluruhan, suasana di industri energi dan di kalangan konsumen menunjukkan kekhawatiran yang mendalam terhadap kebijakan pemerintah saat ini.

Experts Analysis

Jared Wolff (Ekonom Energi)
Kebijakan tarif yang ambigu menimbulkan dampak negatif ganda bagi industri energi, memperlambat investasi sekaligus meningkatkan biaya produksi, yang secara keseluruhan berdampak buruk pada kapasitas produksi nasional.
Karen Pence (Wakil Ketua Federal Reserve)
Ketidakpastian ekonomi dan kebijakan perdagangan dapat memicu volatilitas pasar, sehingga menurunkan kepercayaan bisnis dan konsumen yang berujung pada penurunan investasi jangka panjang.
Editorial Note
Ketidakpastian kebijakan tarif dan harga minyak yang ditekan terlalu rendah oleh pemerintah hanya akan merusak kepercayaan industri dan melemahkan posisi produksi energi AS di pasar global. Untuk mendorong pertumbuhan yang stabil, perlu ada pendekatan yang lebih konsisten dan realistis dari pemerintah terhadap sektor energi dan perdagangan internasional.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.