Sukiya Tutup Ribuan Gerai Setelah Tikus dan Serangga Ditemukan di Makanan
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
30 Mar 2025
172 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Sukiya menutup hampir semua gerainya akibat insiden kontaminasi.
Insiden ini menyebabkan penurunan saham Zensho Holdings.
Perusahaan meminta maaf kepada pelanggan dan mengambil tindakan pencegahan.
Restoran cepat saji Jepang, Sukiya, akan menutup hampir semua tokonya, sekitar 2.000 gerai, selama 4 hari mulai Senin (1/4). Penutupan ini disebabkan oleh insiden di mana pelanggan menemukan tikus dalam semangkuk sup miso dan serangga dalam makanan lainnya. Insiden ini terjadi di salah satu gerai di Kota Tottori dan membuat saham perusahaan induknya, Zensho Holdings, turun 7%.
Sukiya meminta maaf atas kejadian ini dan mengumumkan bahwa mereka akan menutup semua lokasi restoran, kecuali beberapa yang berada di pusat perbelanjaan, dari tanggal 31 Maret hingga 4 April. Penutupan ini dilakukan untuk mencegah masalah kebersihan lebih lanjut.
Sukiya adalah restoran yang terkenal dengan hidangan gyudon dan memiliki 1.965 toko di Jepang, lebih banyak dibandingkan dengan pesaingnya, Yoshinoya dan Matsuya. Selain di Jepang, Sukiya juga memiliki sekitar 650 toko di luar negeri, termasuk di China dan Asia Tenggara.
Analisis Ahli
pakar hygienis makanan
Langkah penutupan besar-besaran sangat penting untuk mencegah risiko kesehatan konsumen dan memastikan seluruh gerai dapat diperiksa secara menyeluruh.analis saham
Penurunan saham sebesar 7% adalah reaksi pasar yang signifikan, menandakan kepercayaan investor yang menurun sementara waktu, namun langkah restorasi dapat membantu pemulihan.

