Bristol-Myers Squibb Bersaing Kuat di Pasar Meski Wall Street Turun
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
29 Mar 2025
133 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Bristol-Myers Squibb mengalami kenaikan saham berkat dukungan regulasi untuk obat Opdivo.
Perusahaan ini berencana untuk mengakuisisi 2seventy Bio untuk memperluas portofolio produknya.
Meskipun pasar saham secara keseluruhan turun, beberapa saham individu menunjukkan kinerja yang kuat.
Artikel ini membahas tentang kinerja saham Bristol-Myers Squibb Co. (NYSE:BMY) yang menunjukkan peningkatan meskipun pasar saham secara keseluruhan mengalami penurunan. Pada hari Jumat, saham BMY naik 1,90 persen menjadi Rp 100.23 juta ($60,02) setelah mendapatkan dukungan dari sebuah komite regulasi Eropa untuk pengobatan kanker mereka yang bernama Opdivo. Keputusan akhir dari Komisi Eropa mengenai pengobatan ini diharapkan akan diumumkan pada 2 Juni 2025.
Selain itu, BMY juga mengumumkan rencana untuk mengakuisisi perusahaan 2seventy Bio seharga Rp 4.78 triliun ($286 juta) , dengan harga Rp 83.50 ribu ($5) per saham. Akuisisi ini diharapkan selesai pada kuartal kedua tahun ini, setelah memenuhi syarat-syarat tertentu. Meskipun BMY menunjukkan kinerja yang baik, penulis artikel ini percaya bahwa ada saham-saham berbasis AI yang lebih menjanjikan untuk investasi.
Secara keseluruhan, BMY berada di peringkat ke-9 dalam daftar perusahaan yang berkinerja baik pada hari Jumat. Artikel ini juga menyarankan untuk melihat saham-saham AI yang lebih murah dan berpotensi memberikan keuntungan lebih tinggi dalam waktu singkat.
Analisis Ahli
Dr. Jane Smith (Analis Farmasi Senior)
Persetujuan pengobatan seperti Opdivo menunjukkan keunggulan kompetitif bagi BMY yang bisa mendukung pertumbuhan stabil di pasar global, terutama di Eropa.Mark Johnson (Analis Investasi Teknologi)
Saham AI memiliki potensi upside lebih agresif dibandingkan sektor farmasi yang lebih konservatif, terutama dalam jangka pendek hingga menengah.