AI summary
Boeing berencana menjual unit Jeppesen untuk merampingkan operasional dan mengurangi utang. Beberapa perusahaan ekuitas swasta dan produsen suku cadang pesawat bersaing untuk mengakuisisi Jeppesen. Nilai penjualan Jeppesen diperkirakan akan mencapai lebih dari $8 miliar, melebihi ekspektasi awal Boeing. Boeing sedang menjual unit navigasi Jeppesen dan ada beberapa perusahaan ekuitas swasta serta satu pemasok aerospace yang tertarik untuk membelinya dengan harga lebih dari $8 miliar. Beberapa kelompok ekuitas swasta, seperti Vista Equity dan Warburg Pincus, serta Advent International dan Permira, telah bergabung untuk mengejar akuisisi ini. Selain itu, perusahaan pembuat suku cadang pesawat TransDigm dan perusahaan teknologi Thoma Bravo dan Silver Lake juga mengajukan tawaran terpisah.Boeing awalnya berharap bisa menjual Jeppesen seharga lebih dari $6 miliar, tetapi minat yang tinggi dari pembeli telah meningkatkan harga tawaran. Jika penjualan ini berhasil, itu akan menjadi salah satu transaksi terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Jeppesen, yang menyediakan produk dan perangkat lunak navigasi, dianggap sebagai aset yang sangat berharga bagi kontraktor aerospace dan perusahaan ekuitas swasta.Penjualan Jeppesen adalah bagian dari rencana CEO Boeing, Kelly Ortberg, untuk merampingkan perusahaan dan mengurangi utang dengan menjual bisnis yang tidak terkait langsung. Boeing sebelumnya juga menjual operasi pemeliharaannya di Bandara Gatwick dan sedang mencoba menjual bisnis drone-nya, Insitu. Jeppesen sendiri didirikan pada tahun 1930-an dan telah menjadi pelopor dalam menyediakan peta navigasi untuk pilot.
Penjualan Jeppesen adalah langkah strategis penting untuk Boeing yang ingin fokus pada bisnis inti dan memperbaiki neraca keuangan yang berat. Namun, keberhasilan transaksi ini sangat bergantung pada sinergi calon pembeli dengan bisnis mereka saat ini untuk memaksimalkan nilai dari aset navigasi yang unik ini.