Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Terobosan Material Superkonduktor Bebas Tembaga untuk Suhu Tinggi

Sains
Fisika dan Kimia
physics-and-chemistry (1y ago) physics-and-chemistry (1y ago)
28 Mar 2025
88 dibaca
2 menit
Terobosan Material Superkonduktor Bebas Tembaga untuk Suhu Tinggi

Rangkuman 15 Detik

Penemuan senyawa nikel-oksida (Sm-Eu-Ca)NiO₂ sebagai superkonduktor temperatur tinggi tanpa tembaga.
Model fenomenologis yang dikembangkan dapat memprediksi senyawa lain yang mungkin memiliki sifat superkonduktor.
Penemuan ini membuka kemungkinan untuk pengembangan material superkonduktor baru yang lebih praktis untuk aplikasi elektronik.
Superkonduktivitas adalah fenomena di mana beberapa bahan dapat menghantarkan arus listrik tanpa hambatan. Meskipun sangat dibutuhkan, penggunaan superkonduktor sering terhambat oleh kebutuhan untuk suhu yang sangat rendah, mendekati nol mutlak. Namun, sejak tahun 1987, superkonduktor suhu tinggi telah ditemukan, terutama pada bahan berbasis tembaga yang dapat berfungsi pada suhu sekitar 30 Kelvin. Baru-baru ini, para peneliti dari Universitas Nasional Singapura menemukan kelompok bahan baru yang menunjukkan superkonduktivitas suhu tinggi tanpa menggunakan tembaga. Bahan baru yang ditemukan adalah senyawa oksida nikel bernama (Sm-Eu-Ca)NiO₂. Ini adalah superkonduktor oksida bebas tembaga pertama yang dapat berfungsi tanpa memerlukan tekanan tinggi. Para peneliti mengembangkan model yang dapat memprediksi senyawa bebas tembaga lainnya yang mungkin juga menunjukkan superkonduktivitas suhu tinggi. Setelah memprediksi, mereka berhasil mensintesis bahan yang sangat murni dan teratur, yang penting untuk memastikan bahwa sifat superkonduktivitas yang diamati adalah sifat intrinsik dari bahan tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa bahan nikel ini menunjukkan resistensi listrik nol pada suhu mendekati 40 Kelvin, tanpa memerlukan tekanan khusus. Ini menjadikannya lebih mudah diakses untuk digunakan dalam perangkat praktis. Temuan ini menunjukkan bahwa superkonduktivitas suhu tinggi tidak hanya terbatas pada tembaga, tetapi bisa jadi ada lebih banyak elemen di tabel periodik yang memiliki sifat ini, yang dapat membuka peluang baru dalam teknologi elektronik modern.

Analisis Ahli

Dr. Chow
Unconventional high-temperature superconductivity is not exclusive to copper, indicating broader periodic table elements can exhibit this property.
Prof. Ariando
This discovery profoundly impacts theoretical and experimental approaches to superconductors, broadening accessible materials for modern electronics.