Rahasia Material Superkuantum Berfungsi di Suhu Lebih Tinggi Terungkap
Sains
Fisika dan Kimia
28 Mei 2025
50 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Penelitian ini membuka kemungkinan untuk material kuantum yang berfungsi pada suhu yang lebih tinggi.
Soliton dan polaron memainkan peran kunci dalam mencapai keadaan kuantum eksotik.
Inovasi ini dapat mempercepat pengembangan komputasi dan teknologi kuantum lainnya.
Teknologi kuantum menjadi fokus utama ilmuwan untuk mengembangkan komputer dan alat komunikasi masa depan yang sangat cepat dan efisien. Namun, teknologi ini biasanya hanya bisa berfungsi pada suhu yang sangat rendah, hampir mendekati nol mutlak, agar keadaan kuantum yang unik bisa muncul dalam materialnya.
Masalah utama adalah suhu tinggi menyebabkan energi termal yang mengganggu sinkronisasi partikel kuantum sehingga keadaan seperti superkonduktivitas atau superfluoresensi tidak terjadi. Ini membuat pemanfaatan komputer kuantum di dunia nyata sulit dilakukan.
Penelitian terbaru dari kolaborasi internasional menemukan bahwa dalam material tertentu, disebut hybrid perovskit, terbentuk pola unik yang disebut polaron yang melindungi partikel kuantum dari gangguan suhu tinggi. Namun, perlindungan ini ternyata lebih kompleks dan melibatkan formasi yang lebih besar yang disebut soliton.
Soliton merupakan kumpulan polarons yang bergerak secara teratur dan mampu meredam gangguan energi termal dengan efektif, sehingga keadaan kuantum eksotis dapat tercapai pada suhu lebih tinggi dari sebelumnya. Penemuan ini divalidasi oleh eksperimen di beberapa universitas terkemuka.
Dengan pemahaman baru ini, para peneliti kini memiliki panduan ilmiah untuk merancang material bahan baru yang dapat berfungsi pada suhu tinggi, membawa teknologi kuantum ke tahap yang lebih praktis dan bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.



