Tarif Mobil Baru Trump Bikin Saham Otomotif AS dan Global Tertekan
Bisnis
Ekonomi Makro
27 Mar 2025
198 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Tarif baru yang diumumkan oleh Trump berdampak signifikan pada saham perusahaan otomotif.
Perusahaan otomotif yang berbasis di luar AS mengalami penurunan saham yang lebih besar.
Kondisi ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda stabil meskipun ada ketidakpastian terkait tarif.
Wall Street mengalami penurunan pada hari Kamis setelah Presiden Donald Trump mengumumkan tarif 25% untuk mobil yang diimpor. Saham General Motors turun 6,7%, sementara Ford Motor juga mengalami penurunan. Tarif ini dapat mempengaruhi perusahaan otomotif di AS karena rantai pasokan mereka tersebar di seluruh Amerika Utara. Meskipun ada kekhawatiran, beberapa perusahaan mobil listrik seperti Tesla dan Rivian justru mengalami kenaikan saham karena lebih banyak produksi mereka dilakukan di AS.
Di sisi lain, laporan ekonomi menunjukkan bahwa jumlah pekerja yang mengajukan tunjangan pengangguran sedikit lebih rendah dari yang diperkirakan, yang menunjukkan pasar kerja mungkin stabil. Meskipun pasar saham global diperkirakan akan tetap bergejolak menjelang tenggat waktu tarif pada 2 April, ada harapan bahwa Trump mungkin akan memilih tarif yang lebih ringan. Namun, ketidakpastian ini membuat konsumen dan bisnis di AS menjadi lebih berhati-hati dalam pengeluaran mereka.
Analisis Ahli
Joseph Spak
Jika kebijakan tarif ini terus diberlakukan, akan ada kesulitan bagi perusahaan otomotif dalam mengelola rantai pasok yang kompleks karena keterbatasan pelacakan komponen lintas negara dalam perjanjian perdagangan NAFTA.