Tarif Mobil Baru Trump Guncang Pasar Saham Otomotif dan Rantai Pasok
Bisnis
Ekonomi Makro
27 Mar 2025
157 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Tarif baru yang diumumkan oleh Trump berdampak negatif pada saham produsen mobil tradisional.
Perusahaan mobil listrik seperti Tesla dan Rivian menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap kebijakan tarif.
Kondisi ekonomi AS saat ini tampak stabil meskipun ada ketidakpastian terkait tarif dan pengeluaran konsumen.
Wall Street mengalami penurunan pada hari Kamis setelah Presiden Donald Trump mengumumkan tarif 25% untuk mobil yang diimpor. Saham General Motors turun 6,7%, sementara Ford Motor juga mengalami penurunan. Tarif ini dapat mempengaruhi perusahaan otomotif di AS karena rantai pasokan mereka tersebar di seluruh Amerika Utara. Meskipun ada kekhawatiran, beberapa perusahaan mobil listrik seperti Tesla dan Rivian tidak terlalu terpengaruh karena lebih banyak produksi mereka dilakukan di AS.
Di sisi lain, beberapa perusahaan yang menjual suku cadang mobil dan mobil bekas justru mengalami kenaikan saham. Misalnya, O'Reilly Automotive naik 2,8% dan CarMax naik 1,5%. Meskipun pasar saham global diperkirakan akan tetap tidak stabil menjelang batas waktu tarif pada 2 April, data ekonomi terbaru menunjukkan bahwa pasar kerja di AS masih stabil.
Analisis Ahli
Joseph Spak
Tarif ini belum jelas implementasinya terutama untuk bagian yang mengikuti perjanjian NAFTA, sehingga bisa menimbulkan kerumitan dan kesulitan pelacakan rantai pasok.