Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Astronaut NASA Kembali dari ISS Setelah Terjebak Lama Karena Masalah Pesawat

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
News Publisher
18 Mar 2025
191 dibaca
1 menit
Astronaut NASA Kembali dari ISS Setelah Terjebak Lama Karena Masalah Pesawat

AI summary

Misi Crew-10 berhasil diluncurkan ke ISS.
Butch Wilmore dan Suni Williams kembali ke Bumi setelah sembilan bulan di luar angkasa.
Misi Starliner mengalami masalah teknis yang menyebabkan penundaan kepulangan.
Misi Crew-10 NASA yang diluncurkan oleh SpaceX berhasil mengirimkan empat astronot menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Di ISS, dua astronot NASA, Butch Wilmore dan Suni Williams, sedang dalam perjalanan pulang ke Bumi setelah terjebak di sana selama sembilan bulan. Mereka seharusnya kembali dengan pesawat Boeing Starliner setelah misi yang dimulai pada 5 Juni 2024, tetapi masalah seperti kegagalan thruster dan kebocoran helium membuatnya tidak aman untuk kembali.Sekarang, Butch dan Suni akan kembali menggunakan kapsul Crew-9, bersama dengan dua astronot dari misi tersebut. Siaran langsung dari pendaratan mereka dijadwalkan mulai pukul 4:45 PM ET, dan mereka diperkirakan akan mendarat di lepas pantai Florida sekitar pukul 5:57 PM ET. Anda bisa mengikuti pembaruan tentang peluncuran Crew-10 dan perjalanan pulang Butch dan Suni di sini.

Experts Analysis

Elon Musk (CEO SpaceX)
Keandalan dan kesiapan teknologi adalah kunci sukses misi luar angkasa; penggunaan kapsul Crew-9 menunjukkan solusi cepat dan efektif dalam situasi kritis.
Chris Ferguson (Mantan astronaut NASA dan pilot uji Boeing Starliner)
Insiden di Starliner memperlihatkan betapa kompleksnya pengembangan pesawat luar angkasa dan perlunya evaluasi komprehensif sebelum penerbangan berawak berikutnya.
Editorial Note
Keputusan NASA menggunakan kapsul Crew-9 sebagai solusi darurat menunjukkan fleksibilitas dan kesiapan mereka dalam menghadapi masalah di luar angkasa. Namun, kejadian ini jelas menyoroti pentingnya pengujian dan perbaikan yang lebih optimal pada teknologi baru seperti Starliner agar tidak membahayakan astronaut dan misi masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.