Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

OJK Siapkan Strategi Jitu Dorong Pertumbuhan Sektor Keuangan Indonesia 2025

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
banking-and-financial-services (12mo ago) banking-and-financial-services (12mo ago)
27 Mar 2025
117 dibaca
1 menit
OJK Siapkan Strategi Jitu Dorong Pertumbuhan Sektor Keuangan Indonesia 2025

Rangkuman 15 Detik

OJK berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan sektor jasa keuangan yang berkelanjutan.
Pertumbuhan kredit dan investasi menunjukkan kinerja yang solid di tengah ketidakpastian global.
OJK mengambil langkah strategis untuk melindungi konsumen dan meningkatkan inklusi keuangan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen untuk menjadi lembaga pengawas yang terpercaya dalam industri jasa keuangan di Indonesia. Di tengah tantangan global, sektor keuangan Indonesia tetap tumbuh dengan baik. Kredit perbankan, seperti kredit investasi dan konsumsi, menunjukkan pertumbuhan yang positif. Selain itu, jumlah investor di pasar modal meningkat pesat, mencapai hampir 15 juta pada tahun 2024. OJK juga merencanakan empat langkah strategis untuk tahun 2025, termasuk mendukung program pemerintah, memperluas akses keuangan, dan meningkatkan perlindungan konsumen. Untuk mencapai tujuan tersebut, OJK akan bekerja sama dengan berbagai pihak dan memperkuat kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi serta menjaga stabilitas sistem keuangan. Mereka berharap sektor jasa keuangan akan terus tumbuh dengan baik, dengan proyeksi pertumbuhan kredit perbankan antara 9-11% dan penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp 220 triliun pada tahun 2025. OJK juga berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan dan perubahan iklim melalui kebijakan yang tepat.

Analisis Ahli

Sri Mulyani Indrawati
Pentingnya peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor keuangan sangat besar, apalagi di masa ketidakpastian global seperti sekarang. Langkah inklusif dan pengembangan green finance selaras dengan target nasional dan global.
Boediono
Penguatan mekanisme pengawasan dan konsolidasi sektor jasa keuangan adalah kunci agar industri dapat bertahan dan tumbuh berkelanjutan, terutama di tengah dinamika pasar dunia yang tidak menentu.