China Kembangkan Peluncur Roket Maglev Revolusioner untuk Tantang SpaceX
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
26 Mar 2025
159 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Galactic Energy berencana untuk memperkenalkan sistem peluncuran elektromagnetik yang inovatif.
Teknologi ini dapat meningkatkan kapasitas muatan dan mengurangi biaya peluncuran.
Kerja sama antara perusahaan swasta dan pemerintah lokal dapat mempercepat kemajuan dalam industri luar angkasa.
China telah membuat kemajuan besar dalam program luar angkasa mereka, termasuk peluncuran stasiun luar angkasa Tiangong, rover Mars Zhurong, dan pengambilan sampel bulan. Kini, mereka sedang mengembangkan sistem peluncuran roket baru yang revolusioner. Perusahaan swasta Galactic Energy berencana untuk memperkenalkan peluncuran roket elektromagnetik pertama di dunia pada tahun 2028. Sistem ini menggunakan teknologi maglev untuk mempercepat roket hingga kecepatan supersonik sebelum dinyalakan, mirip dengan cara kereta maglev diluncurkan secara vertikal.
Sistem peluncuran elektromagnetik ini dapat mengurangi biaya bahan bakar dan meningkatkan kapasitas muatan roket. Selain itu, peluncuran ini memerlukan perawatan yang lebih sedikit dibandingkan peluncuran tradisional, sehingga memungkinkan lebih banyak peluncuran dalam waktu singkat. Jika berhasil, teknologi ini bisa memberikan keuntungan besar bagi sektor peluncuran luar angkasa China dan menyaingi dominasi SpaceX di bidang peluncuran satelit.
Analisis Ahli
Li Ping
Teknologi elektromagnetik ini dapat menggandakan kapasitas muatan dan mengurangi biaya serta perawatan peluncuran, memungkinkan peluncuran lebih sering dan efisien.

