Bank Indonesia Pastikan Fundamental Ekonomi Kuat Meski Rupiah Melemah
Bisnis
Ekonomi Makro
26 Mar 2025
59 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Fundamental ekonomi Indonesia saat ini dalam kondisi baik dan stabil.
Lesunya rupiah terhadap dolar AS dipengaruhi oleh faktor eksternal, bukan karena masalah internal.
Bank Indonesia optimis bahwa risiko krisis di dalam negeri masih jauh dan terus memantau situasi.
Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini baik meskipun nilai rupiah melemah terhadap dolar AS. Asisten Gubernur BI, Solikin M. Juhro, menjelaskan bahwa faktor eksternal, seperti kebijakan Presiden Donald Trump, menjadi penyebab utama. Dia menekankan bahwa indikator ekonomi seperti pertumbuhan produk domestik bruto (PDB), inflasi, dan utang luar negeri menunjukkan angka yang positif dan stabil.
Pada tahun 2023, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mencapai 5,04% dengan inflasi rendah di 2,81%. Utang luar negeri juga terjaga di level yang aman, dan rasio permodalan perbankan menunjukkan tren yang baik. Meskipun ada tekanan pada nilai rupiah, Solikin yakin bahwa risiko krisis di Indonesia masih jauh, dan BI akan terus memantau situasi ini.
Analisis Ahli
Solikin M. Juhro
Fundamental ekonomi Indonesia masih jauh dari risiko krisis dan berada dalam kondisi stabil, meskipun rupiah melemah akibat kebijakan luar negeri.

