Signal Dituduh Lebih Aman Setelah Kesalahan Obrolan Rahasia Pemerintah AS
Teknologi
Keamanan Siber
26 Mar 2025
89 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Signal menekankan pentingnya privasi dan keamanan dalam komunikasi pribadi.
WhatsApp menghadapi kritik terkait pengumpulan data pengguna meskipun menawarkan enkripsi.
Kesalahan komunikasi oleh pejabat pemerintah menunjukkan risiko keamanan yang terkait dengan penggunaan aplikasi pesan.
Meredith Whittaker, Presiden Signal Foundation, membela keamanan aplikasi pesan Signal setelah beberapa pejabat pemerintahan Trump secara tidak sengaja menyertakan seorang jurnalis dalam obrolan terenkripsi yang mereka gunakan untuk membahas tindakan militer AS terhadap Houthi di Yaman. Meskipun tidak langsung menanggapi kesalahan tersebut, Whittaker menyebut Signal sebagai "standar emas dalam komunikasi pribadi" dan menjelaskan bahwa aplikasi ini bersifat open source dan nonprofit, serta menggunakan teknologi enkripsi untuk melindungi data pengguna.
Signal semakin populer di Eropa dan Amerika Serikat sebagai alternatif WhatsApp karena mengumpulkan sangat sedikit data tentang penggunanya. Menurut data, unduhan Signal di AS meningkat 16% pada kuartal pertama 2025 dibandingkan kuartal sebelumnya. Whittaker juga menekankan bahwa WhatsApp mengumpulkan metadata yang dapat digunakan untuk melacak siapa yang mengirim pesan kepada siapa, yang bisa menjadi masalah jika data tersebut diserahkan kepada pihak berwenang.
Analisis Ahli
Bruce Schneier
Signal memang salah satu aplikasi yang paling mumpuni dalam hal keamanan dan privasi, tapi keamanan nyata juga bergantung pada bagaimana pengguna mengelola akses dan komunikasi mereka sendiri.

