Pemerintah Umumkan Pengurus Profesional Badan Investasi Danantara Tanpa Intervensi Politik
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
24 Mar 2025
18 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Danantara dibentuk untuk mengelola investasi di Indonesia.
Pengurus Danantara terdiri dari profesional berpengalaman dari berbagai latar belakang, termasuk Bank Mandiri.
Proses pemilihan pengurus Danantara melibatkan pertimbangan yang matang dan tidak ada intervensi politik.
Pemerintah Indonesia telah mengumumkan pengurus Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada 24 Maret 2025. Pengurus ini terdiri dari berbagai profesional berpengalaman, termasuk bankir dari bank internasional dan anggota Otoritas Jasa Keuangan. Beberapa nama penting yang terpilih adalah Rohan Hafas, Agus Dwi Handaya, dan Sanjay Bharwani, yang semuanya memiliki latar belakang di PT Bank Mandiri. Rohan akan menjabat sebagai managing director stakeholder management, Agus sebagai managing director compliance, dan Sanjay sebagai managing director human resources.
CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa semua nama yang diumumkan tidak ada yang ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto, dan semua nama yang diajukan diterima. Rosan juga menyatakan bahwa tim Danantara akan terus berkembang dan mencari orang-orang yang siap bekerja sama. Mereka berkomitmen untuk memberikan informasi terbaru mengenai penambahan anggota tim di masa depan.
Analisis Ahli
Rizal Ramli (Ekonom)
Pembentukan Danantara dengan pengurus profesional adalah langkah positif untuk memperbaiki tata kelola investasi, namun keberhasilan sangat bergantung pada transparansi dan keberlanjutan komitmen dari semua pihak terkait.Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan)
Pemilihan pengurus yang kompeten di Danantara bisa membantu memperkuat sistem investasi pemerintah dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengelolaan dana yang optimal.


