Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Djamal Attamimi Menguatkan Tim Keuangan Badan Pengelola Investasi Danantara

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
25 Mar 2025
152 dibaca
1 menit
Djamal Attamimi Menguatkan Tim Keuangan Badan Pengelola Investasi Danantara

AI summary

Djamal Attamimi memiliki pengalaman luas di sektor keuangan dan baru diangkat sebagai Managing Director Finance di Danantara.
Badan Pengelola Investasi Danantara bertugas mengelola aset BUMN dan dipimpin oleh Rosan Roeslani.
TBS Energy memiliki keterkaitan dengan tokoh politik penting di Indonesia, seperti Luhut Pandjaitan.
Djamal Attamimi baru saja diangkat sebagai Managing Director Finance di Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komisaris di PT TBS Energy Tbk, sebuah perusahaan tambang yang terkait dengan tokoh penting seperti Luhut Panjaitan. CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengumumkan pengangkatan Djamal dan beberapa nama lainnya dalam konferensi pers, menegaskan bahwa tidak ada nama yang ditolak oleh Presiden Prabowo Subianto.Djamal Attamimi memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, dengan gelar Bachelor of Economics dari University of California, Berkeley, dan gelar MBA dari Erasmus Universiteit Rotterdam. Ia memiliki pengalaman kerja yang luas di sektor keuangan, termasuk posisi penting di beberapa bank besar. Selain itu, ia juga terlibat dalam perusahaan energi yang memiliki hubungan dengan tokoh-tokoh penting di Indonesia.

Experts Analysis

Rizal Ramli
Penunjukan profesional seperti Djamal Attamimi penting untuk memajukan pengelolaan investasi BUMN, tapi integritas dan transparansi harus dijaga agar tidak terpengaruh oleh kepentingan politis.
Sri Mulyani
Manajemen berbasis keahlian di Danantara bisa menjadi kunci keberhasilan dalam memaksimalkan potensi aset negara jika didukung dengan struktur yang jelas dan akuntabilitas.
Editorial Note
Penunjukan Djamal Attamimi menunjukkan upaya serius dari Danantara untuk membawa profesionalisme tinggi dalam pengelolaan aset BUMN. Namun, keterkaitan dengan tokoh-tokoh besar seperti Luhut dan Pandu dapat menimbulkan persepsi politisasi yang harus dikelola secara hati-hati agar tidak mengganggu citra transparansi dan independensi badan ini.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.