Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Produktivitas Kebun Sawit Petani Bisa Melonjak Dua Kali Lipat dengan Koperasi

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
24 Mar 2025
24 dibaca
1 menit
Produktivitas Kebun Sawit Petani Bisa Melonjak Dua Kali Lipat dengan Koperasi

Rangkuman 15 Detik

Peningkatan produktivitas kebun sawit petani dapat dicapai melalui koperasi.
Dukungan finansial dari PAMER sangat penting untuk keberhasilan koperasi.
Koperasi harus beroperasi secara profesional dan mengikuti praktik pertanian yang baik.
Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Sahat Sinaga, mengatakan bahwa produktivitas kebun sawit petani bisa meningkat dua kali lipat dalam lima tahun ke depan. Targetnya adalah meningkatkan rata-rata produksi dari 9,2 ton tandan buah segar (TBS) per hektare per tahun menjadi 18,5 ton. Untuk mencapai hal ini, ada dua langkah utama: membangun koperasi petani dan bekerja sama dengan PAMER untuk memberikan dukungan finansial. Koperasi akan membantu petani mengelola kebun secara kolektif dan efisien, serta memberikan peluang untuk menjual biomassa dan produk bernutrisi tinggi. Sahat juga menjelaskan bahwa koperasi harus dikelola secara profesional agar berhasil. Mereka perlu mengikuti praktik pertanian yang baik, mendapatkan sertifikasi, dan menjaga kesehatan tanaman. Namun, ada tantangan karena di beberapa tempat, seperti Afrika, petani masih bekerja secara individu, yang menghambat kemajuan. Oleh karena itu, penting bagi petani untuk bekerja sama dalam koperasi agar bisa mencapai tujuan bersama.

Analisis Ahli

Prof. Ir. Bambang Suwignyo, M.S
Pendekatan koperasi sangat efektif dalam memberdayakan petani kecil, terutama jika didukung dengan pembinaan teknik dan akses pembiayaan yang baik seperti yang dilakukan PAMER.
Dr. Siti Nurhayati, Ahli Agronomi
Kolaborasi antara koperasi dengan asosiasi kesehatan tanaman akan sangat membantu meningkatkan kesejahteraan petani dan keberlanjutan produksi sawit secara ekologis.