Investor AS dan Oracle Siapkan Kesepakatan Jaga TikTok Bebas Kontrol China
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
22 Mar 2025
154 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Investor besar berusaha meyakinkan pemerintah AS tentang keamanan TikTok.
Oracle berperan penting dalam menjaga data pengguna TikTok.
Kekhawatiran politik mempengaruhi keputusan investasi di perusahaan teknologi.
Investor besar di Amerika Serikat yang memiliki saham di ByteDance, pemilik TikTok, sedang mempertimbangkan kesepakatan bersama Oracle. Tujuannya adalah untuk meyakinkan Presiden Donald Trump bahwa aplikasi media sosial yang populer ini tidak berada di bawah kendali China. Rencana ini melibatkan investor seperti General Atlantic, Susquehanna, KKR, dan Coatue yang ingin membeli lebih banyak saham di bisnis TikTok yang akan dipisahkan di AS, sementara Oracle mungkin akan mengambil sebagian kecil kepemilikan dan mengamankan data pengguna.
Selain itu, Johnson & Johnson (JNJ) berkomitmen untuk menginvestasikan Rp 918.50 triliun ($55 miliar) dalam ekspansi manufaktur di AS sebagai respons terhadap tekanan tarif dari Trump. Di sisi lain, SoftBank juga melakukan akuisisi perusahaan desain chip Ampere senilai Rp 108.55 triliun ($6,5 miliar) , yang dapat menjadi langkah penting dalam investasi mereka di bidang kecerdasan buatan.
Analisis Ahli
Tim Cook
Perpaduan teknologi dan kebijakan geopolitik akan menjadi penentu utama masa depan platform teknologi besar di era global yang kompleks ini.Sundar Pichai
Keamanan data lokal menjadi prioritas utama yang harus diimplementasikan secara tegas untuk melindungi kepentingan pengguna dan negara.