Oracle Berusaha Jamin Keamanan TikTok AS Untuk Hindari Pelarangan
Teknologi
Keamanan Siber
19 Mar 2025
247 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Oracle berusaha untuk mengamankan operasi TikTok di AS dengan menjamin keamanan data pengguna.
Kekhawatiran tentang akses data oleh pemerintah China tetap menjadi isu utama dalam negosiasi.
Proyek Texas dianggap tidak cukup untuk meyakinkan pemerintah AS mengenai keamanan TikTok.
Oracle sedang mendekati kesepakatan untuk "menjamin" keamanan TikTok dengan imbalan mendapatkan sebagian kecil saham dalam operasi TikTok di AS. Rencana ini dibahas oleh pemerintahan Trump dan mencakup jaminan bahwa versi TikTok yang diperbarui di AS tidak akan memiliki celah yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah China. Namun, ada kemungkinan algoritma TikTok tetap berada di bawah kendali perusahaan induknya, ByteDance, yang berbasis di China.
Meskipun TikTok telah mencoba mengatasi kekhawatiran keamanan dengan mengalihkan data pengguna AS melalui server Oracle dalam proyek yang disebut Project Texas, laporan menunjukkan bahwa karyawan China masih memiliki akses ke data tersebut. Upaya ini tidak cukup meyakinkan pemerintah AS, yang menyatakan bahwa langkah-langkah mitigasi yang diambil TikTok tidak memadai. Wakil Presiden JD Vance menyatakan bahwa kemungkinan akan ada kesepakatan tingkat tinggi untuk mengatasi kekhawatiran keamanan nasional sebelum batas waktu pada 5 April.
Analisis Ahli
Kevin Webb (Cybersecurity expert)
Menjamin keamanan platform dengan hanya perubahan server tidak cukup untuk menghilangkan risiko spionase, kontrol algoritma adalah kunci proteksi data yang efektif.Anne-Marie Slaughter (International relations scholar)
Negosiasi terkait TikTok adalah contoh nyata tantangan diplomasi teknologi antara AS dan China dalam era digital yang saling tergantung.

