Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Federal Reserve Catat Kerugian Menyusut 2024, Terkait Upaya Tekan Inflasi

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
22 Mar 2025
189 dibaca
1 menit
Federal Reserve Catat Kerugian Menyusut 2024, Terkait Upaya Tekan Inflasi

Rangkuman 15 Detik

Federal Reserve mengalami kerugian yang lebih kecil pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.
Kerugian tersebut disebabkan oleh upaya untuk menurunkan inflasi dan biaya bunga yang tinggi.
Kritik terhadap Federal Reserve semakin meningkat dari tokoh-tokoh publik seperti Donald Trump dan Elon Musk.
Federal Reserve, bank sentral Amerika Serikat, melaporkan bahwa kerugian operasionalnya pada tahun 2024 lebih kecil dibandingkan tahun 2023. Total kerugian mencapai Rp 1.29 quadriliun ($77,5 miliar) , turun dari Rp 1.91 quadriliun ($114,6 miliar) tahun sebelumnya. Meskipun mengalami kerugian, hal ini tidak mempengaruhi operasi dan kebijakan moneter mereka. Kerugian ini disebabkan oleh upaya Fed untuk menurunkan inflasi yang tinggi dengan menaikkan suku bunga. Meskipun Fed dapat mencetak uang untuk membiayai operasinya, mereka mencatat kerugian melalui ukuran akuntansi yang disebut aset tertunda, yang mencapai Rp 3.75 quadriliun ($224,4 miliar) . Ketika Fed kembali mendapatkan keuntungan, mereka akan mulai membayar kembali kerugian tersebut dan mengembalikan uang ke Departemen Keuangan. Namun, para analis memperkirakan bahwa mungkin diperlukan beberapa tahun sebelum Fed kembali ke posisi menguntungkan.

Analisis Ahli

Michael S. Derby
Penurunan kerugian Fed di 2024 menunjukkan efektivitas awal dari kebijakan suku bunga tinggi yang sudah mulai meredam tekanan inflasi.
Ann Saphir
Kondisi keuangan Fed saat ini menggarisbawahi kompleksitas operasi moneter dan pentingnya memahami perbedaan antara kerugian akuntansi dan masalah operasional sebenarnya.