Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Investor Ritel Dominasi Transaksi, IHSG Masih Berjuang Bangkit di 2025

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
21 Mar 2025
158 dibaca
1 menit
Investor Ritel Dominasi Transaksi, IHSG Masih Berjuang Bangkit di 2025

AI summary

Investor ritel domestik menjadi pendorong utama transaksi saham di pasar modal.
IHSG mengalami fluktuasi signifikan dengan penurunan yang tajam pada pertengahan Maret 2025.
Kapitalisasi pasar mengalami penurunan yang signifikan, mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh pasar modal.
Investor ritel domestik kini mendominasi transaksi saham di pasar modal Indonesia, terutama setelah banyak dana asing keluar. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Inarno Djajadi, menyatakan bahwa frekuensi transaksi harian meningkat 5,22% dan didorong oleh investor ritel. Meskipun demikian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mengalami penurunan, dengan catatan penurunan 9,85% sepanjang tahun ini.Pada tanggal 18 Maret 2025, IHSG sempat turun drastis hingga 7% sebelum ditutup turun 3,84%. Namun, pada 19 dan 20 Maret, IHSG mulai pulih dan ditutup naik. Meskipun ada sedikit perbaikan, IHSG masih kesulitan untuk kembali ke level 6.400-an dan pada pagi hari perdagangan, IHSG dibuka menguat tetapi kemudian turun lagi.

Experts Analysis

Inarno Djajadi
Kenaikan frekuensi transaksi yang didominasi oleh investor ritel menunjukkan adaptasi yang baik dari pelaku domestik dalam kondisi pasar yang tidak pasti, namun tetap penting bagi otoritas untuk menjaga stabilitas pasar.
Editorial Note
Dominasi investor ritel memang menjadi kekuatan baru dalam mempertahankan likuiditas pasar modal Indonesia, namun ketergantungan pada pelaku domestik juga menandakan bahwa pasar masih rentan terhadap perubahan sentimen global. IHSG yang masih belum stabil menunjukkan perlunya kebijakan yang lebih proaktif untuk menarik kembali investor asing agar pasar dapat lebih sehat dan berimbang.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.