Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Optimisme Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8% dalam Waktu Dekat

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
21 Mar 2025
90 dibaca
1 menit
Optimisme Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8% dalam Waktu Dekat

AI summary

Target pertumbuhan ekonomi 8% menjadi fokus utama pemerintah Indonesia.
Kolaborasi antara lembaga pemerintah sangat penting untuk mencapai tujuan ekonomi.
Perbandingan dengan negara tetangga menunjukkan perlunya Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Ketua Komisi XI M. Misbakhun optimis Indonesia bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 8% seperti yang ditargetkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dia menjelaskan bahwa Komisi XI akan bekerja sama dengan Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Bank Indonesia untuk memperkuat kebijakan fiskal dan moneter. Dengan kerjasama yang baik, diharapkan Indonesia bisa mengejar target tersebut dan tidak tertinggal dari negara lain seperti Vietnam dan Filipina yang juga mengalami pertumbuhan ekonomi yang baik.Misbakhun mengingatkan bahwa Indonesia pernah mencapai pertumbuhan 7%-8% pada masa Presiden Soeharto. Dia percaya bahwa dengan usaha bersama, Indonesia bisa menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan kembali menjadi negara yang disegani di dunia, seperti saat dikenal sebagai "macan Asia".

Experts Analysis

M. Misbakhun
Pertumbuhan 8% bisa dicapai dengan sinergi yang kuat antara Bappenas, Kemenkeu, dan BI serta kebijakan yang terintegrasi.
Ekonom Senior
Target 8% sangat ambisius dan membutuhkan konsistensi kebijakan serta penguatan sektor riil untuk bisa diwujudkan secara nyata.
Editorial Note
Upaya integrasi kebijakan fiskal dan moneter yang digagas Komisi XI DPR merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Namun, keberhasilan target 8% perlu didukung dengan reformasi struktural dan investasi di sektor produktif agar pertumbuhan yang tinggi bisa berkelanjutan dan inklusif.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.