DeepSeek, Model AI China, Tembus Peringkat Tiga Dunia dengan Harga Lebih Murah
Teknologi
Kecerdasan Buatan
20 Mar 2025
195 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Model AI China semakin mendekati performa model AI terkemuka dari AS.
DeepSeek-R1 menawarkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan model dari OpenAI.
Artificial Analysis menunjukkan bahwa banyak perusahaan China kini memiliki model yang sebanding dengan model generasi terbaru dari laboratorium AS.
Model DeepSeek-R1 yang dikembangkan oleh perusahaan AI terkemuka di China, berhasil meraih peringkat ketiga dalam kinerja, dengan skor 60 pada Indeks Kecerdasan Artificial Analysis. Ini menjadikannya sebagai model AI paling cerdas ketiga di dunia, setelah model dari OpenAI yang memiliki skor lebih tinggi. Selain itu, DeepSeek-R1 juga menawarkan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan model-model teratas dari OpenAI, seperti GPT-4.5.
Menurut laporan dari Artificial Analysis, model-model AI buatan China semakin mendekati kinerja model-model dari AS, sambil menurunkan harga mereka di tengah persaingan harga yang ketat di dalam negeri. Hanya setahun yang lalu, perusahaan-perusahaan AS mendominasi bidang AI, tetapi kini banyak perusahaan China yang memiliki model yang setara atau bahkan lebih baik dari model-model terbaru yang ada di laboratorium AS.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Kemajuan AI yang cepat di China menunjukkan pentingnya investasi dan inovasi yang agresif dalam teknologi untuk tetap relevan di pasar global.

