Google Akhiri Negosiasi dengan Tawaran Tinggi Akuisisi Wiz Senilai 32 Miliar
Teknologi
Keamanan Siber
19 Mar 2025
50 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Google berhasil mengakuisisi Wiz setelah meningkatkan tawarannya dan biaya pemutusan.
Perubahan dalam kebijakan antitrust di bawah pemerintahan Trump memberikan kepercayaan lebih dalam negosiasi akuisisi.
Kekhawatiran tentang regulasi antitrust menjadi faktor penting dalam keputusan akuisisi oleh perusahaan besar.
Google baru saja menyelesaikan kesepakatan untuk mengakuisisi perusahaan keamanan siber asal Israel, Wiz, dengan nilai mencapai Rp 534.40 triliun ($32 miliar) . Kesepakatan ini terjadi setelah negosiasi yang intens, terutama setelah pelantikan Presiden AS Donald Trump, yang memberikan harapan akan proses pemeriksaan antitrust yang lebih ramah. Google sebelumnya menawarkan Rp 384.10 triliun ($23 miliar) , tetapi meningkatkan tawarannya karena pertumbuhan pendapatan Wiz yang pesat, mencapai 70% per tahun.
Wiz awalnya ragu untuk menerima tawaran Google karena kekhawatiran tentang kemungkinan penolakan dari pihak regulator. Namun, dengan adanya perubahan dalam kepemimpinan pemerintahan dan tawaran biaya pemutusan yang lebih tinggi, Wiz akhirnya setuju untuk melanjutkan kesepakatan ini. Kesepakatan ini juga menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan besar semakin bersedia membayar biaya pemutusan yang tinggi untuk mengurangi risiko jika kesepakatan mereka ditolak oleh regulator.
Analisis Ahli
Mary Jo White (mantan Ketua SEC)
Biaya pembatalan yang tinggi memberikan perlindungan penting bagi target akuisisi dalam kondisi pasar yang bergejolak dan regulasi yang semakin ketat, terutama dalam bisnis teknologi dengan potensi monopoli.Tim Wu (profesor hukum dan pakar antitrust)
Perubahan kepemimpinan di pengawas antitrust sering kali membawa dinamika besar pada proses persetujuan transaksi besar, meskipun risiko pengawasan tetap ada dan harus diperhatikan.

