Bisnis Pangan Indonesia Menguntungkan, Diminta Manfaatkan Pasar Ekspor dan Domestik
Bisnis
Ekonomi Makro
19 Mar 2025
175 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Sektor pangan memiliki potensi keuntungan yang besar baik untuk pasar domestik maupun internasional.
Permintaan tinggi dari negara seperti China menunjukkan peluang ekspor yang menjanjikan untuk komoditas pangan Indonesia.
Program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis membutuhkan dukungan dari berbagai komoditas pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa berbisnis di sektor pangan sangat menguntungkan, baik sekarang maupun di masa depan. Dalam acara Food Summit 2025, ia memberikan contoh bahwa kelapa Indonesia kini banyak dicari oleh China, yang mengolahnya menjadi susu kelapa. Hal ini menunjukkan potensi besar dari komoditas pangan Indonesia di pasar internasional.
Selain permintaan dari luar negeri, kebutuhan pangan di dalam negeri juga sangat tinggi. Pemerintah memiliki program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memerlukan banyak komoditas seperti beras, telur, dan sayuran untuk memenuhi kebutuhan 82,9 juta peserta. Dengan meningkatnya anggaran untuk program ini, peluang bisnis di sektor pangan semakin terbuka lebar.
Analisis Ahli
Dr. Ir. Sari Dewi, MSc
Permintaan pangan domestik yang meningkat signifikan akan mendorong pertumbuhan sektor pertanian dan peternakan nasional jika dikelola dengan baik.Prof. Bambang Santoso
Ekspor komoditas kelapa ke China sebagai bahan susu kelapa akan membuka peluang pasar baru yang berkelanjutan dan menguntungkan bagi Indonesia.


