IHSG Turun Drastis Terendah Sejak Pandemi, Saham Bluechip Jadi Penyebab Utama
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
19 Mar 2025
147 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
IHSG mengalami fluktuasi yang signifikan dengan penurunan yang tajam sebelum berbalik naik.
Perdagangan saham dihentikan sementara di BEI akibat penurunan yang drastis.
Saham DCI Indonesia mengalami penurunan besar setelah keluar dari papan pemantauan khusus.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia mengalami perubahan positif dengan naik 0,22% ke level 6.236 setelah sebelumnya sempat turun 1,16% ke level 6.151. Nilai transaksi saham mencapai Rp 872,19 miliar dengan lebih dari 64 ribu transaksi. Penurunan IHSG kemarin mencapai 7%, yang merupakan yang terendah sejak pandemi Covid-19, dan perdagangan saham sempat dihentikan sementara karena penurunan yang tajam.
Salah satu penyebab penurunan IHSG adalah jatuhnya saham-saham unggulan, terutama dari bank besar dan perusahaan teknologi besar. Saham DCI Indonesia (DCII) juga mengalami penurunan drastis hingga 20% setelah sebelumnya mengalami kenaikan yang signifikan. Hal ini terjadi setelah saham tersebut keluar dari papan pemantauan khusus, yang membuat investor khawatir.
Analisis Ahli
Analis Pasar Modal Senior
Penutupan perdagangan sementara oleh BEI merupakan langkah penting untuk menstabilkan pasar, namun fundamental ekonomi dan prospek emiten tetap menjadi kunci pemulihan jangka panjang.Ekonom Terkenal
Volatilitas ini menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia masih sangat sensitif terhadap faktor global dan domestik, diperlukan kebijakan fiskal dan moneter yang adaptif untuk menenangkan pasar.

