Eropa Berjuang Mandiri dari Industri Militer Amerika Serikat
Finansial
Kebijakan Fiskal
19 Mar 2025
232 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Eropa berusaha untuk mandiri dalam pertahanan dan mengurangi ketergantungan pada AS.
Pemimpin Eropa sedang mendorong investasi dalam teknologi pertahanan lokal.
Kekhawatiran tentang keandalan AS sebagai sekutu memicu perubahan dalam kebijakan pertahanan Eropa.
Eropa sedang berusaha untuk mengurangi ketergantungan mereka pada militer Amerika Serikat (AS) di tengah ketegangan hubungan akibat kebijakan luar negeri Presiden Donald Trump. Negara-negara Eropa, seperti Prancis dan Inggris, berusaha untuk meningkatkan anggaran pertahanan dan berinvestasi dalam teknologi militer buatan Eropa. Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, bahkan mengusulkan rencana untuk mengalokasikan hingga Rp 14.53 quadriliun (US$870 miliar) untuk pertahanan di Uni Eropa.
Namun, ada kekhawatiran di kalangan negara-negara Eropa tentang keandalan AS sebagai sekutu dan apakah membeli teknologi militer dari AS masih merupakan pilihan terbaik. Meskipun Eropa berusaha untuk memperkuat industri senjata mereka sendiri, banyak peralatan militer Eropa masih bergantung pada suku cadang dari AS. Selain itu, Eropa juga mencari alternatif untuk layanan internet satelit yang saat ini didominasi oleh perusahaan AS, SpaceX.
Analisis Ahli
Pieter Wezeman
Hubungan pasokan senjata trans-Atlantik sangat kuat, tapi Eropa sekarang mengambil langkah untuk mengurangi ketergantungan dan memperkuat industrinya sendiri.

