Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Prabowo Resmikan Pabrik Emas Terbesar di Gresik, Dongkrak Nilai Tambah Tambang

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
18 Mar 2025
271 dibaca
1 menit
Prabowo Resmikan Pabrik Emas Terbesar di Gresik, Dongkrak Nilai Tambah Tambang

Rangkuman 15 Detik

Fasilitas Precious Metal Refinery di Gresik diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional.
Investasi besar dalam fasilitas PMR menunjukkan komitmen untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi.
Meskipun ada insiden kebakaran, produksi emas batangan tetap berjalan di fasilitas PMR.
Presiden RI Prabowo Subianto baru saja meresmikan fasilitas Precious Metal Refinery (PMR) di Gresik yang dioperasikan oleh PT Freeport Indonesia. Fasilitas ini dapat mengolah bahan baku emas yang sebelumnya diekspor dalam bentuk mentah menjadi produk emas batangan, sehingga memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia. Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, PMR ini merupakan pabrik emas terbesar di Indonesia dengan investasi mencapai US$ 630 juta dan dapat memproduksi 60-70 ton emas per tahun. Meskipun smelter tembaga di Gresik mengalami kebakaran, produksi di fasilitas PMR tetap berjalan. Sejak akhir Desember 2024, PMR telah memurnikan emas dan perak dari lumpur anoda dan mulai memproduksi emas batangan. PT Freeport juga telah mengirimkan 125 kilogram emas batangan kepada PT Antam dan berencana untuk memasok 30 ton emas per tahun. Saat ini, produksi emas mencapai sekitar 2 ton per bulan, meskipun masih bergantung pada lumpur anoda dari PT Smelting.

Analisis Ahli

Bahlil Lahadalia
Fasilitas PMR merupakan langkah maju untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pengekspor bahan mentah, tapi juga produsen produk jadi dengan nilai ekonomi lebih tinggi.
Tony Wenas
Meski sempat mengalami kendala kebakaran di smelter tembaga, produksi emas batangan di PMR tetap berjalan, menandai kemajuan teknis yang penting di industri pertambangan dalam negeri.