TLDR
DeepSeek berfokus pada pengembangan model AI tanpa tekanan komersial. Kemajuan DeepSeek dalam model bahasa dapat menginspirasi pengembang AI lainnya. Open-source memberikan akses publik untuk memodifikasi dan berbagi kode sumber. Yang Hongxia, seorang ilmuwan kecerdasan buatan dari Hong Kong Polytechnic University, mengatakan bahwa DeepSeek, sebuah perusahaan rintisan dari China, fokus pada pengembangan model AI tanpa tekanan dari bisnis seperti yang dialami perusahaan besar. Dia menyatakan bahwa DeepSeek berfokus pada pengembangan model bahasa besar (LLM) yang dapat digunakan untuk membuat chatbot, mirip dengan ChatGPT dari OpenAI.Menurut Yang, keberhasilan DeepSeek dalam menciptakan model bahasa yang murah namun berkualitas tinggi dapat mendorong lebih banyak pengembang AI untuk beralih ke solusi sumber terbuka. Solusi sumber terbuka memungkinkan orang lain untuk mengakses dan memodifikasi kode program, sehingga meningkatkan kemampuan teknologi tersebut.