Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Saham Asia dan Bitcoin Naik di Tengah Ketegangan Tarif Dagang Global

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
03 Mar 2025
123 dibaca
1 menit
Pasar Saham Asia dan Bitcoin Naik di Tengah Ketegangan Tarif Dagang Global

AI summary

Pasar saham Asia menunjukkan reaksi positif meskipun ada ketidakpastian mengenai tarif baru.
Bitcoin mengalami lonjakan harga setelah pengumuman dari Trump mengenai cadangan cryptocurrency.
Kebijakan ekonomi dan tarif yang diumumkan dapat mempengaruhi keputusan Federal Reserve dan ECB dalam waktu dekat.
Pasar saham Asia mengalami kenaikan kecil pada hari Senin karena investor menunggu kepastian tentang tarif yang akan diberlakukan. Bitcoin, mata uang kripto terbesar, melonjak 10 persen menjadi $92,905 setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Bitcoin dan beberapa aset digital lainnya akan dimasukkan dalam cadangan strategis baru. Sementara itu, indeks saham Asia-Pasifik naik 0,3 persen, dan saham Jepang juga meningkat 1 persen. Namun, ada kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi AS setelah beberapa data ekonomi yang lemah.Investor juga khawatir tentang tarif baru yang akan diberlakukan pada Kanada, Meksiko, dan China, yang dapat mempengaruhi aktivitas ekonomi. Laporan pekerjaan AS yang akan dirilis pada hari Jumat menjadi sangat penting, karena hasil yang buruk dapat mendorong Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga. Di pasar mata uang, euro menguat sedikit, sementara harga emas dan minyak juga mengalami kenaikan.

Experts Analysis

Michael Feroli
Jika tarif tersebut terealisasi, ini akan menjadi hambatan signifikan bagi aktivitas ekonomi serta memberikan tekanan naik terhadap harga konsumen.
Editorial Note
Ketegangan perdagangan yang terus berlangsung dan kebijakan tarif yang tidak pasti berpotensi menghambat pemulihan ekonomi global, apalagi jika stimulus yang dijanjikan oleh China gagal mengimbangi tekanan eksternal. Di sisi lain, pengakuan resmi terhadap cryptocurrency sebagai aset strategis oleh pemerintah AS bisa menjadi katalis positif bagi adopsi aset digital secara global, namun volatilitas tetap menjadi risiko utama para investor.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.