Warren Buffett Raup Rp5.000 Triliun, Siap Intip Peluang di Pasar Internasional
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
16 Mar 2025
200 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Warren Buffett menjual sejumlah besar saham dan mengumpulkan kas yang signifikan sebagai persiapan untuk ketidakpastian pasar.
Buffett dikenal dengan pendekatan investasi yang hati-hati dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.
Ada kemungkinan Buffett akan mencari peluang investasi internasional, terutama di perusahaan Jepang.
Warren Buffett, CEO Berkshire Hathaway, menjual saham senilai Rp 2.24 quadriliun ($134 miliar) pada tahun 2024 dan kini memiliki uang tunai sebesar Rp 5.58 quadriliun ($334,2 miliar) . Seorang analis mengatakan bahwa tindakan Buffett menunjukkan bahwa dia sudah memprediksi penurunan pasar saham yang terjadi saat ini. Pasar saham, termasuk Nasdaq dan S&P 500, mengalami penurunan lebih dari 10% dari puncaknya, dan Buffett dikenal sebagai investor yang berhati-hati, sering kali menunggu saat yang tepat untuk berinvestasi ketika harga saham turun.
Meskipun Buffett telah melakukan beberapa pembelian saham kecil, dia lebih suka menunggu hingga ada peluang investasi yang benar-benar bagus. Analis juga mencatat bahwa Buffett menunjukkan minat pada perusahaan-perusahaan Jepang dan mungkin akan memperluas investasi internasionalnya. Sementara itu, Berkshire Hathaway juga sedang dalam pembicaraan untuk menjual divisi real estatnya, HomeServices of America.
Analisis Ahli
Armando Gonzalez
Buffett telah memposisikan diri dengan sangat baik untuk menghadapi turbulensi pasar dan tampaknya sudah mengantisipasi masa sulit dengan mengurangi kepemilikan sahamnya.Cathy Seifert
Meskipun valuasi belum benar-benar murah, Berkshire kemungkinan akan memperkuat bisnis asuransi yang menjadi fokus Buffett, mempertimbangkan lingkungan persaingan dan hasil investasi dari kas yang ada.