Starship dan Robot Optimus Siap Jelajahi Mars Akhir 2026
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
15 Mar 2025
60 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Misi Starship ke Mars dijadwalkan pada akhir 2026 dengan membawa robot Optimus.
Optimus diharapkan dapat melakukan berbagai tugas dan menjadi aset penting bagi Tesla.
Starship dirancang untuk membuat perjalanan luar angkasa lebih efisien dan terjangkau.
Pendiri SpaceX, Elon Musk, mengumumkan bahwa roket besar mereka, Starship, akan berangkat ke Mars pada akhir tahun 2026, membawa robot humanoid Tesla yang bernama Optimus. Musk menyatakan bahwa jika misi awal berjalan sukses, pendaratan manusia di Mars bisa dimulai secepatnya pada tahun 2029, meskipun tahun 2031 lebih mungkin. Robot Optimus dirancang untuk melakukan tugas sehari-hari dan diperkirakan akan dijual dengan harga antara Rp 334.00 juta ($20,000) hingga Rp 501.00 juta ($30,000) .
Starship adalah roket tertinggi dan terkuat yang pernah dibangun, dengan tinggi 403 kaki, dan dirancang untuk eksplorasi luar angkasa yang dapat digunakan kembali. Selain misi ke Mars, NASA juga mengandalkan versi modifikasi Starship sebagai pendarat bulan untuk program Artemis. Meskipun Starship telah mengalami beberapa uji coba dengan keberhasilan dan kegagalan, pendekatan "gagal cepat, belajar cepat" SpaceX menjadikannya penyedia peluncuran terkemuka di dunia. Musk memiliki ambisi besar untuk mengangkut manusia ke Mars, dan dukungan dari pemerintah AS juga semakin memperkuat mimpinya tersebut.
Analisis Ahli
Elon Musk
Robot Optimus bisa menjadi aset paling penting Tesla dan kunci sukses kolonisasi Mars, dengan teknologi Starship mendukung transformasi luar angkasa.NASA Official
Starship sebagai pendarat lunar adalah terobosan yang memungkinkan manusia kembali ke Bulan dan akan menjadi fondasi penerbangan Mars yang lebih lanjut.


