Amazon Enggan Hapus Data Curian Aplikasi Stalkerware di Layanannya
Teknologi
Keamanan Siber
14 Mar 2025
269 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Amazon memiliki tanggung jawab untuk menegakkan kebijakan penggunaan yang tepat di platform mereka.
Aplikasi Cocospy, Spyic, dan Spyzie terlibat dalam pelanggaran privasi yang serius dengan menyimpan data pribadi pengguna.
Investigasi oleh TechCrunch menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap aplikasi yang dapat membahayakan privasi individu.
Amazon belum memberikan jawaban jelas mengenai tindakan yang akan diambil terhadap tiga aplikasi pengawasan ponsel, yaitu Cocospy, Spyic, dan Spyzie, yang menyimpan data pribadi pengguna di server cloud Amazon. Meskipun TechCrunch telah memberi tahu Amazon tentang masalah ini, aplikasi-aplikasi tersebut masih aktif dan terus mengunggah data yang dicuri dari ponsel pengguna. Seorang peneliti keamanan menemukan bahwa data dari sekitar 3,1 juta orang, banyak di antaranya adalah korban yang tidak menyadari bahwa ponsel mereka telah disusupi, disimpan di server Amazon.
TechCrunch melakukan penyelidikan dan menemukan bahwa aplikasi-aplikasi tersebut mengunggah foto dan data pribadi pengguna ke server Amazon. Meskipun Amazon memiliki kebijakan yang melarang penggunaan spyware dan stalkerware, mereka tampaknya tidak mengambil tindakan tegas setelah diberi tahu. Ini menunjukkan bahwa Amazon memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa layanan mereka tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal membutuhkan bantuan terkait kekerasan dalam rumah tangga, ada hotline yang dapat dihubungi untuk mendapatkan dukungan.
Analisis Ahli
Bruce Schneier
Amazon harus lebih proaktif dalam melindungi infrastruktur cloud-nya dari penyalahgunaan oleh pelaku spyware yang merugikan individu dan keamanan digital secara umum.
